Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemerintahan » Ratusan Mahasiswa Toraja di Pulau Jawa Mendapat Bantuan Sembako dari Pemprov Sulsel

Ratusan Mahasiswa Toraja di Pulau Jawa Mendapat Bantuan Sembako dari Pemprov Sulsel

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
  • print Cetak

ZONAKATA COM Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menyalurkan bantuan sembako bagi 542 mahasiswa Toraja yang sementara melanjutkan studinya di pulau Jawa.

Bantuan tersebut diberikan karena mereka tidak pulang kampung. Sebelumnya Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) KPJ mengajukan permohonan bantuan kepada Pemprov Sulsel bagi ratusan mahasiswa Toraja yang terdampak Covid19.

Menurut Ketua PPGT Klasis Pulau Jawa, Michael Arcos Tappangrara bahwa dengan diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) disejumlah kota di pulau Jawa membuat gerak mahasiswa Toraja menjadi terbatas.

“Sebagian besar mahasiswa asal Toraja merupakan anak kos dan ada juga yang tinggal diasrama, sehingga mereka membutuhkan bantuan” kata Michael Arcos.

Ratusan Mahasiswa Toraja di Pulau Jawa Mendapat Bantuan Sembako dari Pemprov Sulsel

Menurut Michael Arcos bahwa ada 10 titik pelayanan yang sudah di ACC Pemprov dan penyaluran bantuannya sementara berjalan. Penyaluran bantuan itu dilaksanakan langsung oleh Badan Penghubung Pemprov Sulsel di Jakarta.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Tana Toraja Yohanis Lintin Paembongan mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemprov Sulsel yang langsung merespon permohonan dari pihak PPGT Klasis Pulau Jawa.

“Terima kasih kepada Pemprov Sulsel, khususnya Pak Wagub, Andi Sudirman yang merespon cepat permohonan mahasiswa Toraja di Pulau Jawa dan Bali yang tidak pulang kampung,” ucap Yohanis Lintin.

Adapun bantuan yang telah disalurkan seperti di Jogjakarta 170 paket, Salatiga 171 paket dan Semarang 11 paket. Sedangkan sejumlah wilayah yang sementara disalurkan yakni Jakarta (Bintaro, Cikarang, Sukabumi, Kota dan Cimahi) serta wilayah Surabaya dan Malang.

Sementara jenis barang yang disalurkan kesetiap mahasiswa yakni 5 Kg beras, 2 krak telur, mie instan 1 dus, susu 2 kaleng dan minyak goreng 2 liter.**

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Kisah di Balik Pemasangan Marmer di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

    Kisah di Balik Pemasangan Marmer di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 447
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM DR Muhammad Kamal Ismail merupakan satu dari beberapa insinyur dan arsitek yang diminta untuk membantu perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Namun, dia menolak menerima bayaran untuk jasanya dalam mendesain dan mengawasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi. “Mengapa saya harus menerima uang untuk pekerjaan saya di dua Masjid Suci Mekkah dan Madinah, […]

  • Legislator Sulsel Desak Pemprov Tindak Tegas Tempat Biliar yang Masih Beroperasi di Bulan Ramadan

    Legislator Sulsel Desak Pemprov Tindak Tegas Tempat Biliar yang Masih Beroperasi di Bulan Ramadan

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 279
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR   Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor 003.2/1740/B pada Jumat (28/2/2025) untuk menjaga situasi kondusif selama Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah. Surat tersebut menginstruksikan penutupan sementara sejumlah tempat hiburan, termasuk karaoke, klub malam, diskotek, live musik, panti pijat, spa, dan biliar. Namun, faktanya, beberapa tempat biliar […]

  • Dilapor Penculikan, Ternyata Anak di Pinrang Cuman Diajak Cari Dompet Hilang

    Dilapor Penculikan, Ternyata Anak di Pinrang Cuman Diajak Cari Dompet Hilang

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 334
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – PINRANG Seorang anak dilaporkan menjadi korban penculikan di Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh orang tuanya. Setelah diselidiki polisi ternyata anak tersebut menemani korban mencari dompet yang hilang. “Bukan penculikan, hanya salah paham saja,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Muhalis, Jumat (3/2/2023). Muhalis menjelaskan kesalahpahaman tersebut bermula saat dompet milik AI (37) ditemukan […]

  • Tabrakan di Poros Rembon-Bonggakaraeng, 1 Meninggal Dunia

    Tabrakan di Poros Rembon-Bonggakaraeng, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 3.060
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Tabrakan yang melibatkan dua pengendara motor terjadi di poros Rembon Bonggakaradeng, Kecamatan Rembon, pada Senin (15/2) malam. Kedua pengendara yakni Frengki (18 tahun) asal Lembang To’pao bertabrakan dengan Herianto (39 tahun) asal Pepan, Lembang To’pao, Kecamatan Rembon. Tabarakan itu mengakibatkan Herianto meninggal dunia. Sedangkan Frengki mengalami luka sobek pada bibir atas, […]

  • Sekda Pinrang Pimpin Rapat Pemenuhan Data Revisi RDTR Kawasan Perkotaan Pinrang

    Sekda Pinrang Pimpin Rapat Pemenuhan Data Revisi RDTR Kawasan Perkotaan Pinrang

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kifli
    • visibility 147
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, PINRANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Pinrang, Andi Tjalo Kerrang memimpin rapat pemenuhan data revisi rencana detail tata ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Pinrang, Kamis (28/8/2028). Rapat itu sehubungan dengan hasil asistensi Revisi RDTR Kawasan Perkotaan Pinrang pada Subdit Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah 1.D Direktorat Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I Dirjen Tata […]

  • Agar Serentak, Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Diundur ke Maret 2025

    Agar Serentak, Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Diundur ke Maret 2025

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 248
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – JAKARTA   Pelantikan pasangan calon kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 dipastikan mundur dari jadwal semula di Februari menjadi Maret 2025. Keputusan ini diambil agar pelantikan dapat dilakukan secara serentak setelah semua tahapan pemilihan, termasuk sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), tuntas. Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede […]

expand_less