Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kisah di Balik Pemasangan Marmer di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Kisah di Balik Pemasangan Marmer di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

  • account_circle Gibran
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2020
  • print Cetak

ZONAKATA.COM DR Muhammad Kamal Ismail merupakan satu dari beberapa insinyur dan arsitek yang diminta untuk membantu perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Namun, dia menolak menerima bayaran untuk jasanya dalam mendesain dan mengawasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi.

“Mengapa saya harus menerima uang untuk pekerjaan saya di dua Masjid Suci Mekkah dan Madinah, bagaimana saya akan menghadapi Allah pada Hari Pengadilan nanti?,” ungkapnya saat itu.

Ada kisah menarik lainnya di balik pembangunan kedua masjid bersejarah bagi umat Islam tersebut yang ditulis oleh ahli geologi sekaligus penulis Zaghloul El-Naggar. Muhammad Kamal Ismail kala itu ingin melapisi lantai masjid menggunakan marmer yang dapat menyerap panas, karena lantai tersebut digunakan untuk para jamaah yang melakukan thowaf.

Namun, jenis marmer tersebut hanya ada di gunung kecil di daerah Thassos, Yunani. Dia kemudian melakukan perjalanan ke Yunani dan menandatangani kontrak untuk membeli marmer dalam jumlah yang banyak untuk Masjidil Haram, hampir setengah dari gunung marmer itu.

Dia menandatangani perjanjian dan kembali ke Mekkah dengan membawa marmer putih itu. Dan proses pemasangan marmer putih di lantai Masjidil Haram itu pun telah rampung. Setelah 15 tahun berlalu sejak pemasangan marmer, Pemerintah Arab Saudi memintanya kembali untuk menggunakan jenis marmer yang serupa di Masjid Nabawi Madinah.

Kisah di Balik Pemasangan Marmer di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

“Ketika Raja meminta untuk menggunakan jenis marmer yang sama untuk Masjid Nabawi, saya sangat bingung, karena hanya ada satu tempat di bumi ini yang memiliki marmer jenis ini, yaitu Yunani, dan saya sudah membeli 1/2 dari deposit marmer yang ada di gunung tersebut,” ungkap Muhammad Kamal Ismail.

Dia kemudian kembali ke perusahaan di Yunani dan bertemu dengan pimpinan di sana, dan bertanya tentang deposit marmer yang tersisa. Pemimpin perusahaan tersebut mengatakan bahwa setengah deposit marmer itu telah dijual.

Muhammad Kamal Ismail kemudian meminta kepada sekretaris kantor tersebut untuk mencari informasi keberadaan orang yang telah membeli sisa deposit marmer itu. Namun, sedikit kesulitan karena transaksinya telah lama terjadi.

Pada hari berikutnya, dia menerima panggilan telepon tentang keberadaan pembeli marmer tersebut yang ternyata sebuah perusahaan di Saudi Arabia. Muhammad Kamal Ismail kembali terbang ke Arab Saudi pada hari yang sama dan langsung pergi ke perusahaan tersebut.

Di sana dia bertemu dengan pimpinan perusahaan dan bertanya tentang marmer yang dibelinya dari Yunani belasan tahun silam. Dan ternyata marmer putih tersebut sama sekali belum digunakan oleh perusahaan itu.

Mendengar hal tersebut, Muhammad Kamal Ismail menangis seraya menyodorkan cek kosong tanpa menulis besaran nilai transaksi kepada pemilik marmer dan memintanya menuliskan jumlah yang diinginkannya.

Ketika pimpinan perusahaan Arab Saudi tersebut mengetahui rencana penggunaan marmer untuk pembangunan Masjid Nabawi di Madinah dia pun menolak untuk dibayar.

“Saya tidak akan menerima 1 Riyal pun. Allah yang membuat saya membeli marmer ini dan melupakannya, itu artinya marmer ini memang sudah ditakdirkan oleh Allah harus digunakan untuk Masjid Nabawi,” ujarnya.

Telah tayang di Medcom dengan judul Kisah di Balik Marmer Masjidil Haram dan Masjid Nabawi oleh Rizkie Fauzian 📷 takenfromgoog**

  • Penulis: Gibran

Berita Lain

  • Selain Bantuan CSR untuk UMKM, Tana Toraja Juga Dapat Kucuran Rp20 Milliar untuk Infrastuktur

    Selain Bantuan CSR untuk UMKM, Tana Toraja Juga Dapat Kucuran Rp20 Milliar untuk Infrastuktur

    • calendar_month Minggu, 5 Sep 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 330
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, bahwa komitmennya menjadikan Toraja sebagai objek pembangunan sejak awal kepemimpinannya di tahun 2018. “Mulai tahun 2019 sampai sekarang, tidak ada perubahan dalam arah kebijakan kami. Bagaimana menjadikan kualitas standar untuk pariwisata dan sistem transportasi infrastruktur jalan di Tana Toraja. Apa yg kami lakukan mulai […]

  • Kris Lambe: Prof Tandi Sosok Yang Ramah, Santai Namun Tegas

    Kris Lambe: Prof Tandi Sosok Yang Ramah, Santai Namun Tegas

    • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
    • account_circle Gibran
    • visibility 661
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Almarhum Prof. T.R Andi Lolo, M.A., Ph.D dimata Kristian HP Lambe adalah sosok yang ramah, santai namun tegas. Ketegasan itu juga terlihat saat menerapkan teori-teori sosial dan politik. Kedekatan Kris Lambe dengan Prof Tandi saat keduanya berada di Den Haag Belanda pada tahun 1999 silam. Saat itu Prof Tandi diberi kepercayaan […]

  • Di Posko Covid-19 Makassar, Wagub Andi Sudirman Tinjau Persiapan PSBB

    Di Posko Covid-19 Makassar, Wagub Andi Sudirman Tinjau Persiapan PSBB

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 158
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR  “Ingat, jaga jarak”, itulah salah satu yang di sampaikan Wagub Andi Sudirman Sulaiman saat mengunjungi Posko Induk Covid-19 Kota Makassar. Dalam kunjungan itu, Wagub Andi Sudirman didampingi PJ Walikota Makassar M. Iqbal Suaeb, Sekda Muh. Anshar dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar. “Hari ini kami meninjau Posko […]

  • Wali Kota Parepare Ikuti Rakor Sukseskan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Makassar

    Wali Kota Parepare Ikuti Rakor Sukseskan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 di Makassar

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Kifli
    • visibility 201
    • 0Komentar

    ZONAKA.COM, PAREPARE – Menyukseskan pemilu dan pilkada serentak tahun 2024, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan rapat koordinasi. Rapat dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, Forkopimda kabupaten/kota, Forkopimcam, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan penyelenggara pemilu se-Provinsi Sulsel. Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin memimpin rakor yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar. Turut hadir dalam […]

  • Hadiri Peringatan HUT Tana Toraja ke-67 dan Hari Jadi Toraja ke-777, Ini Harapan Kapolres

    Hadiri Peringatan HUT Tana Toraja ke-67 dan Hari Jadi Toraja ke-777, Ini Harapan Kapolres

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Gibran
    • visibility 484
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tana Toraja menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tana Toraja ke-67 dan Hari Jadi Toraja ke-777 yang berlangsung di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Sabtu (31/8/2024). Dengan tema “Misa Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate” yang bermakna “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,” […]

  • Lestarikan Pesisir di Hari Nusantara, DKP Sulsel Tanam 78 Ribu Mangrove di Bone

    Lestarikan Pesisir di Hari Nusantara, DKP Sulsel Tanam 78 Ribu Mangrove di Bone

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 296
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – BONE Sebanyak 78 ribu batang pohon mangrove ditanam di kawasan perairan pesisir di Kabupaten Bone, Rabu 13 Desember 2023. Kegiatan Rehabilitasi Wilayah Perairan Pesisir dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui penanaman mangrove ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Nusantara yang jatuh pada tanggal 13 Desember 2023. Penanaman mangrove ini dilakukan oleh Dinas Kelautan dan […]

expand_less