fbpx

Satu Dekade Bertugas di KPU Toraja Utara, Bonnie Freedom Titip Pesan Jelang Pemilu 2024

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Bonnie Freedom sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Toraja Utara akan berakhir masa jabatannya.

Diketahui Bonnie bersama empat rekan Anggota KPU Toraja Utara akan berakhir pada minggu terakhir bulan Juni 2023.

Satu dekade bertugas sebagai penyelenggara Pemilu di Toraja Utara, Bonnie mendapatkan banyak kenangan dan pembelajaran mengemban amanah sebagai orang yang dipercayakan mengurus dan mensukseskan perhelatan politik.

Akhir masa jabatannya, Bonnie berupaya menyelesaikan tugas sebagai Ketua KPU Toraja Utara periode 2018-2023 yang bertanggung jawab pada Divisi Keuangan, Umum, Rumah Tangga dan Logistik.

Sebelumnya, Bonnie juga pernah menjabat Anggota KPU Toraja Utara pada periode 2013-2018 yang diketuai oleh. Almh. Mery Parura

Sebelum meninggalkan KPU selama 10 tahun bernaung dan bertugas sebagai penyelenggara Pemilu, Bonnie Freedom menitip sejumlah pesan kepada penyelenggara baik tingkat KPU, PPK, PPS hingga KPPS nantinya.

“Saya menitip pesan, Pemilu di Toraja Utara itu tidak mudah, daerah kita sering dikategorikan zona merah melalui indeks kerawanan Pemilu, pantauan intelijen TNI-Polri, bukan hanya pada Pileg saja tapi juga Pilkada,” ujarnya pada saat Rakor bersama PPK di Hotel Misiliana.

Bonnie meminta jajaran badan Adhoc yang telah terbentuk masa kepemimpinannya agar menjaga integritas dengan baik dan memiliki sikap profesionalisme serta kemandirian bagaimana telah diatur dalam Undang-undang KPU.

Lanjutnya, badan Adhoc agar tidak melalaikan pengadministrasian yang tertib, lengkap dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Setelah Daftar Pemilih Tetap (DPT) diplenokan dan di distribusikan agar di dokumentasikan, di umumkan dan di pelihara administrasinya, hindari gugatan karena administrasi yang buruk atau tidak lengkap,” ungkap Bonnie.

Ia meminta kepada jajaran badan Adhoc dari 21 Kecamatan dan 151 kelurahan/lembang (desa) agar menjaga kolektif kolegial.

Kata Bonnie, mengelola Pemilu itu tidak mudah karena sebagai arena kontestasi negara dan tidak boleh menjadi aktor penyebab konflik.

“Pemilu diikuti peserta pemilu dan kita diawasi Bawaslu dan masyarakat, maka itu saya minta bekerjalah dengan baik dan tulus, bertanggungjawab, sumpah janji dan fakta integritas ditandatangani agar dibaca kembali untuk selalu diingat,” pesannya.

Akhir sambutannya, Bonnie Freedom berpesan agar penyelenggara di Toraja Utara menjaga Pemilu dengan baik sebagai pertarungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tahun 2024 ini kita harap pemilu Pileg dan Pilkada berjalan dengan baik, aman, jujur sehingga melahirkan pemimpin-pemimpin dan wakil rakyat yang dianugerahi negara,” tutupnya.

Diketahui setelah menjabat 10 tahun di KPU dan tidak bisa lagi mendaftar sebagai komisioner KPU, Bonnie Freedom dikabarkan mengikuti seleksi calon Bawaslu Toraja Utara periode 2023-2028.

Ia dinyatakan lolos berkas administrasi bersama 32 calon anggota Bawaslu dan segera mengikuti tes tertulis yang digelar Senin (26/6/2023) di Kantor Regional IV BKN Makassar, Jalan Pancerakkang Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulsel. (*)

Ris/ZK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tasming Hamid Dapat Ratusan Dukungan dari Tim Achmad Ariady

ZONAKATA.COM, PAREPARE - Caleg terpilih partai NasDem Kota Parepare Achmad Ariady menghadirkan ratusan tim pemenangannya mendeklarasikan diri mendukung penuh...

Berita Lain