KPU Tana Toraja Gencarkan Pendidikan Pemilih Lewat Program ‘KPU Mengajar’ di Sekolah
- account_circle Gibran
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Toraja terus menguatkan pendidikan pemilih berkelanjutan dengan terjun langsung ke sekolah-sekolah melalui program KPU Mengajar.
Program ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Selatan sebagai hasil kerja sama antara KPU Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Di Kabupaten Tana Toraja, program KPU Mengajar menyasar 10 sekolah menengah, yakni SMAN 1 Tana Toraja, SMAN 2 Tana Toraja, SMAN 3 Tana Toraja, SMAN 4 Tana Toraja, SMAN 5 Tana Toraja, SMAN 6 Tana Toraja, SMAN 8 Tana Toraja, SMAN 9 Tana Toraja, SMKN 1 Tana Toraja, serta MAN Tana Toraja.
Pada Jumat (9/1/2026), KPU Tana Toraja melaksanakan pertemuan kelima dalam rangkaian program tersebut.
Kegiatan ini menyasar pelajar sebagai pemilih pemula, khususnya generasi Z, agar memiliki pemahaman yang kuat tentang demokrasi dan kepemiluan sejak dini.
Ketua KPU Tana Toraja, Berthy Paluangan, menjelaskan bahwa terdapat lima modul utama yang menjadi bahan ajar dalam program KPU Mengajar.
Modul tersebut meliputi tujuan pemilu, asas pemilu, prinsip pemilu, pemilu dan inklusi, serta demokrasi dan pemilu di Indonesia.
“Salah satu tujuan utama dari program ini adalah untuk memutus mata rantai praktik politik uang, khususnya di kalangan generasi Z. Kami ingin membangun kesadaran sejak dini bahwa suara adalah hak yang tidak boleh diperjualbelikan,” ujar Berthy.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan Dinas Pendidikan atas dukungan dan keterbukaan dalam pelaksanaan program ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan keterbukaan kolaborasi ini. Semoga semangat pendidikan pemilih ini terus digelorakan demi perbaikan kualitas demokrasi kita ke depan,” tutupnya.
Melalui program KPU Mengajar, KPU Tana Toraja berharap dapat mencetak pemilih muda yang cerdas, kritis, dan berintegritas, sehingga mampu berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi yang bersih dan berkualitas.
- Penulis: Gibran
