FORMAT Warning Penyelenggara Untuk Bersikap Netral
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 1 Des 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Forum Mahasiswa Toraja (FORMAT) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tana Toraja sebagai penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2020, selalu netral dalam menjalankan tugas.
Hal tersebut disampaikan saat melakukan audience dengan KPU dan Bawaslu Tana Toraja dikantor KPU, Senin (30/11). Anggota FORMAT, Prilki Randan mengatakan tindakan penyelenggara yang tidak netral dapat merusak pelaksanaan Pilkada dan potensi melahirkan sebuah konflik.

Menurut Prilki, ada indikasi keberpihakan kepada salah satu kandidat. Untuk itu ia mengingatkan penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu untuk menjaga independensinya.
“Kami ingatkan KPU dan Bawaslu untuk selalu bersikap netral dan menjaga integritasnya. Kami sudah mengantongi nama komisioner yang diduga memihak kepada salah satu paslon,” tegas Prilki.
Selain itu, FORMAT mengingatkan Bawaslu untuk tidak takut mendiskualifikasi calon yang benar-benar melanggar sesuai dengan aturan yang ada. Termasuk mengantisipasi terjadi politik uang (money politik) yang kini santer terdengar.
Ketua KPU Tana Toraja Rizal Randa dalam menanggapi tuntutan FORMAT itu mengatakan jika KPU selalu menjaga integritas dan netralitas dalam melaksanakan setiap tahapan pilkada.
“Kami sudah disumpah untuk selalu menjaga integritas dan netralitas. Adapun setiap keputusan yang keluar dari KPU selalu kolektif kolegial,” ujar Rizal.
Sementara Ketua Bawaslu Tana Toraja, Serni Pindan mengutarakan hal yang sama. Menurutnya mereka selalu mengedepankan sikap netralitas dan menjalankan tugas serta tanggung jawab sesuai dengan aturan yang telah diamanatkan didalam undang-undang.
📷 Ridwan
- Penulis: zonakatacom
