Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemerintahan » Dirjen Otonomi Daerah: Ramadhan Leadership Camp Sulsel Bisa Jadi Contoh Nasional Penguatan Sinergi Pusat–Daerah

Dirjen Otonomi Daerah: Ramadhan Leadership Camp Sulsel Bisa Jadi Contoh Nasional Penguatan Sinergi Pusat–Daerah

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Pelaksanaan Ramadhan Leadership Camp Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mendukung agenda nasional Asta Cita.

Penilaian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Dr. Cheka Virgouwansyah, S.STP., M.E., saat memberikan pembekalan bertema Kebijakan Nasional Terkait Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Asta Cita pada Ramadhan Leadership Camp yang diikuti hampir 1.000 pejabat lingkup Pemprov Sulsel.

“Saya pertama-tama mengucapkan apresiasi kepada Bapak Gubernur yang telah mengumpulkan hampir 1.000 pejabat dalam satu ruangan di bulan suci ini. Mudah-mudahan ini menjadi tonggak bersejarah untuk perubahan Sulawesi Selatan yang lebih baik,” ujar Cheka.

Menurut Cheka, model penguatan kepemimpinan ASN yang dilaksanakan Pemprov Sulsel berpotensi menjadi rujukan nasional.

“Kenapa tidak (dicontoh)? Daerah tentu punya skema dan strategi masing-masing. Mengumpulkan eksekutif dalam satu forum seperti ini adalah hal yang baik,” katanya.

Ia menegaskan, kegiatan semacam ini penting untuk memastikan seluruh program pemerintah daerah dapat dieksekusi secara selaras dengan kebijakan nasional.

“Pertama, kita harus memastikan sinergitas tetap berjalan. Itu bisa dilakukan melalui dua hal, yakni kejelasan kebijakan dan komunikasi yang efektif antara pusat dan daerah. Dengan begitu, arahan pusat dapat diterjemahkan dan dieksekusi secara tepat di daerah,” jelasnya.

Dalam pemaparannya, Cheka mengulas klasifikasi urusan pemerintahan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Ia menegaskan bahwa otonomi daerah bertujuan mewujudkan pemerataan dan keadilan pembangunan regional, mendorong inovasi pelayanan publik, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, serta memperkuat kehidupan demokratis.

Selain itu, otonomi daerah diarahkan untuk menjaga hubungan harmonis antara pemerintah pusat dan daerah dalam kerangka keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), meningkatkan peran serta masyarakat, memperkuat sinergi kementerian/lembaga dan DPRD yang didukung perangkat daerah yang andal, serta menumbuhkan prakarsa dan kreativitas daerah.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pelaksanaan otonomi daerah masih menghadapi sejumlah tantangan.

Terkait evaluasi hampir 25 tahun pelaksanaan otonomi daerah, Cheka menyebut secara umum indikator makro nasional menunjukkan tren membaik.

“Hampir seluruh indikator makro, mulai dari pertumbuhan ekonomi, usia harapan hidup, hingga akses air bersih, secara keseluruhan membaik. Tahun 2020 sempat menjadi tantangan besar akibat pandemi Covid-19, ketika pertumbuhan ekonomi anjlok dan pendapatan per kapita menurun,” ungkapnya.

Untuk Sulawesi Selatan, ia menilai capaian daerah ini relatif sejalan dengan tren nasional, bahkan menonjol pada sejumlah urusan pemerintahan.

Berdasarkan evaluasi kinerja urusan pemerintahan provinsi seluruh Indonesia tahun 2024, urusan pendidikan di Sulsel meraih skor sangat tinggi 4,5 (rentang 4,21–5,00). Urusan kesehatan juga mencatat nilai 4,5.

Sementara itu, urusan sosial mencatat indeks tertinggi secara nasional dengan nilai 5. Disusul urusan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) dengan nilai 4,8.

Cheka menegaskan capaian tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui pemahaman peran masing-masing unsur pemerintahan.

“Setiap unsur harus memahami posisinya dan memberikan kontribusi terbaik. Ujung dari semua ini adalah satu, yakni kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Ramadhan Leadership Camp 2026 yang digelar Pemprov Sulsel menjadi ruang konsolidasi dan penguatan kepemimpinan ASN, sekaligus memastikan arah kebijakan daerah tetap sejalan dengan agenda nasional dalam kerangka Asta Cita.

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Seorang Ibu Kumpulkan Puing-puing Bangunannya Usai Digusur photo_camera 1

    Tampak Seorang Ibu Kumpulkan Puing-puing Bangunannya Usai Digusur

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 570
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Bagunan di kawasan Pasar Sore, Kelurahan Penanian, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara akhirnya dirobohkan, Sabtu (27/6) pagi. Eksekusi pembongkaran berlangsung dengan lancar, tanpa adanya perlawanan dari masyarakat, bahkan pedagang turun membongkar sendiri lapak dan memindahkan barang jualannya. (*)

  • Komitmen Layanan Kesehatan Diakui Nasional, Tana Toraja Raih Penghargaan UHC BPJS Kesehatan 2026

    Komitmen Layanan Kesehatan Diakui Nasional, Tana Toraja Raih Penghargaan UHC BPJS Kesehatan 2026

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 832
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – JAKARTA Komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dalam menjamin akses layanan kesehatan yang adil dan merata kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pada tahun 2026, Tana Toraja berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan. Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Tana Toraja, dr. Rudhy Andi Lolo, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di […]

  • Warga Toraja Utara Mulai Berpaling, Minyak Goreng Curah Jadi Alternatif

    Warga Toraja Utara Mulai Berpaling, Minyak Goreng Curah Jadi Alternatif

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 448
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Minyak goreng dalam kemasan di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan semakin langka. Bahkan di pasaran sangat sulit ditemukan. Seperti di Pasar Pagi dan pasar Bolu. Banyak pedagang yang sudah tidak menjual minyak kemasan. Pedagang mengaku, tidak lagi menjual minyak kemasan karena harga dari distributor mahal. Belum lagi, saat tiba di Toraja […]

  • Seorang Pemuda di Ariang Makale Ditemukan Tewas Gantung Diri

    Seorang Pemuda di Ariang Makale Ditemukan Tewas Gantung Diri

    • calendar_month Senin, 11 Jan 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 6.291
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Seorang pemuda di Lingkungan Garonggong, Kelurahan Ariang, Kecamatan Makale ditemukan tewas gantung diri. Polisi masih menyelidiki penyebab pemuda itu nekat bunuh diri. Setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pada tubuh korban hanya mengalami luka lebam bekas jeratan sarung pada leher, serta terdapat cairan yang keluar dari […]

  • Polisi di Tana Toraja Mulai Terapkan Tilang Etle Mobile, Pelanggar Direkam Pakai HP

    Polisi di Tana Toraja Mulai Terapkan Tilang Etle Mobile, Pelanggar Direkam Pakai HP

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 235
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tana Toraja mulai menerapkan tilang Etle Handheld Mobile. Berbekal kamera Handphone, polisi akan memotret pengendara yang melanggar aturan lalulintas. “Benar, Etle mobile ini sudah mulai kita terapkan sejak 15 Januari 2024, dengan menggunakan kamera hanphone. Nantinya petugas kami akan melaksanakan patroli untuk memantau pengendara roda dua dan […]

  • Sanggar-Tari-Pakaraya-Art-(1)

    Sanggar Tari Pakaraya Art Terima Bantuan Kearifan Lokal dan Penguatan Ekonomi Kemensos RI

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 1.593
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia menyalurkan bantuan Program Kearifan Lokal dan Penguatan Ekonomi kepada kelompok Sanggar Tari Pakaraya Art di Jl. Emmy Saelan, Kecamatan Rantepao, Jumat (14/1/2022). Nominal bantuan diterima sebanyak Rp. 50 Juta yang diserahkan oleh Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Toraja Utara diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Yola […]

expand_less