Peningkatan Dividen Jadi Capaian PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda)
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Keberhasilan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sangat ditentukan oleh kapasitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM). SDM yang berkualitas dan berintegritas menjadi pondasi utama dalam membangun BUMD yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan Asradi, S.E., M.H., PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) terus mendorong penguatan kapasitas SDM untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan raihan dividen yang berdampak langsung pada pendapatan daerah.
“Sebagai bagian penting dari pilar ekonomi daerah, BUMD memiliki peran strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Asradi saat dihubungi via telepon, Rabu (15/10/2025).
Menurutnya, salah satu BUMD andalan Sulawesi Selatan, PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda), telah menunjukkan komitmen dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Pada tahun 2023, PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) berhasil menyetorkan PAD sebesar Rp2 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Sementara pada tahun 2024, meskipun perusahaan menghadapi sejumlah tantangan dan proses penyesuaian organisasi, setoran PAD masih dapat direalisasikan sebesar Rp368 juta,” jelasnya.
Asradi menegaskan, angka tersebut memang belum maksimal, namun menunjukkan konsistensi dan komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban daerah, meski berada dalam masa transisi dan dinamika bisnis yang kompleks.
Di era kepemimpinannya yang terbilang masih baru, pendapatan PT Sulsel Citra Indonesia (Perseroda) tercatat mengalami peningkatan signifikan.
“Untuk tahun 2025, perusahaan menargetkan penyetoran PAD sebesar Rp1,4 miliar, dan pada tahun 2026 ditargetkan meningkat menjadi Rp2,4 miliar,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, peningkatan tersebut diharapkan tercapai melalui strategi penguatan unit usaha yang sudah berjalan serta optimalisasi aset-aset potensial milik perusahaan.
“Kita patut mengapresiasi langkah-langkah strategis yang sedang dilakukan, di antaranya pemanfaatan lahan Hotel Andalan Toraja dengan pembangunan lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk kegiatan olahraga, keagamaan, maupun sosial. Selain itu, pembangunan 25 lapak tenant komersial untuk masyarakat dan pelaku UMKM diharapkan menjadi pusat ekonomi baru di kawasan tersebut,” paparnya.
Asradi menambahkan, gedung di area hotel juga akan dimanfaatkan sebagai fasilitas serbaguna untuk kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Toraja. Tak hanya itu, perusahaan juga tengah mengembangkan unit bengkel terpadu yang ditujukan untuk mendukung layanan kendaraan operasional pemerintahan dan swasta, sekaligus menjadi sumber pendapatan baru yang berkelanjutan.
“Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa BUMD daerah bukan hanya entitas bisnis, tetapi juga instrumen pembangunan sosial-ekonomi yang berperan dalam memperkuat kemandirian daerah, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” tutupnya.
- Penulis: zonakatacom
