Sinergi Lintas Daerah: Seminar Nasional Sulawesi Hasilkan Komitmen Pengembangan Wisata
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Seminar Nasional bertajuk “Peran Sulawesi sebagai Interkoneksi Indonesia Menghadapi 100 Tahun Indonesia” resmi dibuka di Hotel D’Rij Toraja, Senin (7/7/2025).
Acara ini sekaligus menandai dimulainya festival budaya “The Legend of Pongtiku 2”, yang dihadiri sejumlah gubernur, bupati, wali kota, serta tokoh nasional seperti Budiman Sudjatmiko.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi yang hadir dalam seminar itu menyampaikan optimisme atas dibukanya rute penerbangan Manado–Toraja oleh Wings Air.
Menurutnya, jalur ini tidak hanya mempersingkat akses dari Sulawesi Utara ke Toraja, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi Mamasa sebagai hinterland Toraja Raya.
“Penerbangan ini akan mempercepat arus wisatawan dari Sulawesi Utara dan sekitarnya, sekaligus menjadi jalur distribusi baru bagi produk unggulan seperti kopi Mamasa,” ujar Welem.
Ia menegaskan, Mamasa telah mempersiapkan sektor pendukung seperti pariwisata, UMKM, infrastruktur jalan, dan promosi budaya untuk menyambut peluang ini.
Sebagai bentuk konkret kerja sama lintas wilayah, Ketua Persatuan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvianus Lumba mendeklarasikan Kabupaten Mamasa sebagai tuan rumah pertemuan PMTI tahun 2026.
Acara ini akan dikemas dalam festival budaya “Amazing Mamasa 2”, bagian dari agenda tahunan “Bulan Mamase”. Bupati Welem menyambut baik mandat ini.
“Kepercayaan sebagai tuan rumah PMTI 2026 akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjukkan bahwa Mamasa adalah daerah yang kaya budaya dan layak dikunjungi,” tegasnya.
Dengan diaspora Mamasa dan Toraja di Sulut mencapai lebih dari 50 ribu jiwa, Mamasa memiliki basis sosial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi antarwilayah.
Ke depan, Mamasa akan menyusun kalender budaya lebih terstruktur, mengoptimalkan potensi lokal seperti Tari Bululondong, musik Pompang, budaya Mangngaro, serta promosi kopi dan UMKM.
“Momentum ini bukan sekadar seremonial. Ini peluang emas untuk menjadikan Mamasa destinasi unggulan di tengah konektivitas Sulawesi menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Bupati Welem.*
- Penulis: zonakatacom
