Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukum & Kriminal » Polisi Evakuasi Kerangka Manusia di Kaleakan, Diduga Korban Pembunuhan

Polisi Evakuasi Kerangka Manusia di Kaleakan, Diduga Korban Pembunuhan

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – PALOPO   Polisi mengevakuasi kerangka manusia yang ditemukan di dalam hutan di Kaleakan, tepatnya di jalan poros Palopo-Toraja, pada Senin (10/2/2025).

Kerangka tersebut ditemukan dalam kondisi terkubur di dalam tanah, sekitar 50 meter dari jalan utama. Diduga, kerangka ini merupakan korban pembunuhan, mengingat bagian mulut dan hidungnya ditemukan tersekap dengan kain.

Evakuasi dilakukan oleh empat petugas kepolisian yang langsung membawa kerangka tersebut ke Palopo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Sudah dievakuasi oleh anggota, dan dibawa ke Palopo untuk diidentifikasi,” ujar Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Sayid Ahmad.

Kerangka manusia ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga Palopo bernama Okki pada Sabtu 8 Februari 2025. Saat itu, Okki sedang dalam perjalanan menuju Toraja dan berhenti untuk buang air kecil.

Ia melihat seekor ayam hutan yang berada di dekat lokasi penemuan kerangka tersebut. Penasaran, Okki mendekati ayam tersebut dan justru menemukan kerangka manusia yang terkubur di tanah.

“Jadi ada ayam hutan, penasaran saya mau lihat lebih dekat, ternyata malah menemukan tengkorak terkubur tanah. Saya panik dan langsung pergi,” kata Okki.

Keesokan harinya, Minggu (9/2/2025), Okki kembali ke lokasi bersama beberapa rekannya. Di sana, mereka bertemu dengan sekelompok pemburu hewan liar.

Okki pun menceritakan penemuannya kepada para pemburu tersebut. Bersama-sama, mereka menggali tanah untuk memastikan keberadaan kerangka manusia tersebut.

“Kami gali sedikit dan benar itu kerangka manusia. Kami kaget karena bagian hidung dan kepalanya disekap menggunakan kain,” ungkap Okki.

Kondisi kerangka yang ditemukan dengan mulut dan hidung tersekap kain menimbulkan kecurigaan bahwa korban mungkin menjadi korban pembunuhan. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.

Masyarakat setempat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Polisi akan memberikan update lebih lanjut setelah proses identifikasi dan penyelidikan selesai dilakukan.

Tomipaseru

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Mengintip Peluang Petahana di Dapil 4 Tana Toraja

    Mengintip Peluang Petahana di Dapil 4 Tana Toraja

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle Gibran
    • visibility 305
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai yang memiliki suara terbesar pada Pemilu legislatif (Pileg) 2019 lalu di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Tana Toraja. Dari 19.317 suara sah di dapil 4 yang meliputi Kecamatan Saluputti, Bittuang Masanda dan Kurra ini, partai besutan Megawati Soekarnoputri ini meraih 4,071 suara. Kursi pertama dari […]

  • Bupati Pinrang Pantau Progres Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

    Bupati Pinrang Pantau Progres Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kifli
    • visibility 144
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM,PINRANG — Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, kembali melakukan kunjungan kerja untuk memantau progres pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, Selasa (19/08/2025). Didampingi kepala badan Bapperida dan Kadis Bimacipta Kabupaten Pinrang, kunjungan ini dilakukan sebagai upaya memastikan pembangunan berjalan sesuai target meskipun dalam kondisi keterbatasan anggaran. Pemerintah Kabupaten Pinrang tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur dengan mengedepankan efisiensi […]

  • Dua Kasus Asusila Terhadap Anak Dibawah Umur Dilimpahkan Kekejaksaan

    Dua Kasus Asusila Terhadap Anak Dibawah Umur Dilimpahkan Kekejaksaan

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 153
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Dua kasus persetubuhan anak dibawah umurdilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Selasa (3/9). Unit PPA Polres Tana Toraja telah melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kejari setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tersangka yang diserahkan masing – masing EP (35 thn) asal Kecamatan Sa’dan, Toraja […]

  • Jalani Swab Antigen di Pos Pemeriksaan PPKM Siguntu, Warga Asal Sidrap Dinyatakan Reaktif Covid-19

    Jalani Swab Antigen di Pos Pemeriksaan PPKM Siguntu, Warga Asal Sidrap Dinyatakan Reaktif Covid-19

    • calendar_month Selasa, 27 Jul 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 1.805
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Seorang pengendara yang melintas di perbatasan Tana Toraja – Toraja Utara diduga terpapar virus corona. Hal tersebut berdasarkan test swab antigen yang dilakukan di pos pemeriksaan PPKM Level IV, Siguntu, Kecamatan Makale Utara, Senin (26/7). Warga yang berinisial S asal Sidrap itu, ke Tana Toraja hendak menjual dedak. Saat melintas di […]

  • Tidak di Siplin, Kapolres Tegur Anggotanya

    Tidak di Siplin, Kapolres Tegur Anggotanya

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 151
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Dalam upaya meningkatan kedisiplinan para anggota, Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait, S.H.,S.IK turun langsung untuk mengecek personil yang tidak melaksanakan pelayanan pagi. Senin (21/01). Bersama Wakapolres Kompol Jacob Lobo dan Kasi Propam Aipda Masdar, Kapolres langsung memberikan teguran kepada anggota Polres yang tidak melaksanakan pelayanan pagi Julianto mengatakan bahwa […]

  • Ombas: Ingin Bunyikan Petasan, Jaraknya Harus 1 KM dari RS dan Rumah Ibadah

    Ombas: Ingin Bunyikan Petasan, Jaraknya Harus 1 KM dari RS dan Rumah Ibadah

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 380
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang atau yang kersa disapa Ombas melarang masyarakat menyalahkan kembang api atau petasan di sekitar rumah sakit dan rumah ibadah, baik gereja maupun masjid. Imbauan itu disampaikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 untuk memberi keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat khususnya yang sedang melaksanakan ibadah. Bupati […]

expand_less