fbpx
26 C
Makassar
Selasa, 15 Juni 2021

Pelaku Penghinaan Terhadap Polisi di Toraja Utara di Ancam 1,6 Tahun Penjara

Populer

- ADS -

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Polda Sulsel melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo dan Dirreskrimum Kombes Pol Didik Agung Widyanarko menggelar Press Release terkait penghinaan dan pengancaman kekerasan terhadap anggota Kepolisian Toraja Utara.

Peristiwa itu terjadi saat pihak Polres Toraja Utara akan membubarkan judi sabung ayam di Tongkonan Palasa Lembang Tondon Matallo Kecamatan Tondon, Toraja Utara, Sabtu 4 Juli 2020 lalu.

Kabid Humas menjelaskan anggota Resmob Polda Sulsel telah mengamankan pelaku penghinaan dam pengancaman kekerasan terhadap personil Toraja Utara tersebut di Jl Palopo Kecamatan Rantepao Selasa, 7 Juli 2020 pagi.

“Pelaku seorang wiraswasta bernama Amda Mandela alias Pong Belo berusia 32 tahun dan merupakan warga Rantepao,” kata Ibrahim kepada awak media, Selasa (7/7).

Ibrahim juga menuturkan kronologi penangkapan tersangka. Dijelaskan, Tim Resmob Polda Sulsel menuju Toraja Utara pada Senin (6/7) malam dan pada Selasa (7/7) pagi Tim Resmob melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku penghinaan dan pengancaman di rumahnya.

“Tersangka pelaku dan barang bukti dibawa ke Ditreskrimum Polda Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.

Kombes Ibrahim Tompo juga menceritakan kejadian penghinaan dan pengancaman terhadap personil Polres di Toraja Utara. Dikatakan, saat itu anggota Polres Toraja Utara mendatangi TKP Judi Sabung Ayam, di Tongkonan Palasa, Lembang Tondon Matallo.

Tersangka Amda Mandela (Pong Belo) tidak menerima kehadiran petugas dengan melakukan penghinaan dan pengancaman dengan memecahkan sebuah botol menjadi runcing kemudian digunakan mengejar beberapa orang di lokasi termasuk anggota Polres Toraja Utara serta mengancam dan mengatakan “Ku Ewako Totemo” (saya lawan kamu sekarang).

“Tidak hanya itu, tersangka pelaku juga melakukan penghinaan kepada pejabat negara atau Polisi dengan mengatakan kata-kata kotor berulang kali terhadap aparat,” ungkap Ibrahim

Barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) buah Flash Disk berisi video pembubaran dan sebuah pecahan botol kaca runcing. Tersangka pelaku diancam dengan Pasal 207 dan Pasal 212 KUHPidana dengan ancaman 1 tahun 6 bulan penjara.

📷 Humas Polda Sulsel

- Advertisement -
- Contoh Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

- Advertisement -

Pemilu Presiden dan Legislatif Digelar 28 Februari, Pilkada Serentak 27 November 2024, Belum Final?

ZONAKATA.COM - JAKARTA Komisi II DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilihan umum telah menyepakati hari pemungutan suara Pemilihan Umum...

Berita Lain

- Advertisement -