fbpx

Kisah Sedih Bung Karno Hadiri Pernikahan Putrinya

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM Masih dalam keadaan sakit dan berstatus tahanan rumah, Soekarno menikahkan putrinya dengan sederhana di rumah Fatmawati istrinya yang berada di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kala itu tahun 1969, Bung Karno mengalami sakit ginjal yang cukup parah.

Ketika itu pernikahan Rahmawati Sukarnoputeri dengan Martomo Pariatman Marzuki yang jauh dari kata mewah dan malah dalam kondisi yang cukup prihatin. Mohammad Hatta atau Bung Hatta Wakil Presiden pertama RI dan juga tokoh Proklamator turut hadir dalam acara itu.

Tiba-tiba terbuka pintu ada beberapa tentara masuk kelokasi acara. Di antara kerumunan tentara itu ada Bung Karno yang memakai jas hitam agak kedodoran dengan muka bengkak-bengkak karena penyakitnya datang ke pernikahan anaknya itu.

Semua mata tertuju ke pintu, beberapa orang meledak tangisnya termasuk Guntur. Hatta mengusap air mata dan tersedu-sedu melihat Soekarno. Fatmawati langsung berlari ke arah Soekarno dan menciumi suaminya itu. Bung Karno berusaha tertawa tetapi terlihat jelas dia sudah sangat kepayahan.

Sementara di luar rumah berita kedatangan Soekarno mulai menyebar membuat masyarakat mulai dari tukang becak sampai tukang dagangan berlarian ke depan pagar rumah Sriwijaya mereka berteriak-teriak “Hidup Bung Karno….Hidup Bung Karno”

Hal itu membuat komandan tentara kaget dan memerintahkan agar Soekarno tidak terlalu lama di rumah Sriwijaya dan harus segera kembali ke Wisma Yaso. Akhirnya kebahagiaan itu tidak berlangsung lama karena Tentara kembali membawanya sebagai tahanan rumah.

Kala itu Soekarno dikawal ke mobil sampai kembali ke rumah tahanan dengan tiada rasa hormat sama sekali. Sebuah tragedi memilukan dari seorang yang mendirikan bangsa ini. Seorang yang sepanjang hidupnya bekerja untuk Indonesia dan seorang yang membebaskan bangsanya.

“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa” Soekarno

penulis Irsad

LombaMenulisdiBulanBungKarno
PDIPerjuanganTanaToraja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Longsor di Pangra’ta Makale Selatan, 3 Meninggal, 1 Belum Ditemukan

ZONAKATA.COM - TANA TORAJA  Bencana tanah longsor juga terjadi di Dusun Pangra’ta, Lembang (Desa) Randanbatu, Kecamatan Makale Selatan, Tana...

Berita Lain