Ketua Golkar Sulsel Anggap Sistem Sainte Lague Rugikan Partainya
- account_circle Gibran
- calendar_month Senin, 3 Jun 2019
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nurdin Halid, menyebut sistem Pemilihan Umum 2019 dinilai merugikan partai dan Calon Legislatif Golkar.
Dari hasil pileg kemarin Nurdin Halid merasa partai tidak mendapat kursi proporsional padahal perolehan suara besar.
Seperti suara caleg Golkar, untuk Daerah Pemilihan DPR RI total meraih suara 800 ribu dan hanya mendapat empat kursi, sedangkan ada partai lain yang hanya meraih 600 ribu suara, atau selisih 200 ribu suara, tetapi perolehan kursinya sama dengan Golkar.
“Perolehan kursi kita menurun di Sulsel dan saya tidak menyalahkan pengurus partai maupun caleg Golkar yang sudah berupaya maksimal mengumpulkan suara, namun sistem pemilu ini yang merugikan kita,” kata Nurdin Halid, seperti yang dikutip dari tempo, Minggu (3/6).
Dikatakan sistem ini juga berdampak pada suara caleg di tingkat provinsi dan kabupaten kota. Dengan menggunakan sistem perhitungan Sainte Lague yang mengkonversi suara DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten dianggap sangat merugikan partai dan Caleg.
Menurut Nurdin Halid dirinya telah membicarakan persoalan ini dengan pengurus pusat termasuk yang duduk di DPR RI untuk membahas dan mengevaluasi sistem tersebut dengan menyiapkan sistem baru.
Selain itu mantan Calon Gubernur Sulsel ini juga mengusulkan agar pelaksanaan Pileg dan Pilpres dipisahkan. **
- Penulis: Gibran
