fbpx
24 C
Makassar
Kamis, 28 Oktober 2021

Ingin Urus Surat Keterangan Domisili di Desa Keurea, Warga Harus Bayar 100 Ribu

Populer

- Advertisement -Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja - Salvius Pasang

ZONAKATA.COM – MOROWALI Apes betul nasib yang dialami Matius, perantau asal Toraja. Ia merantau ke Morowali berharap akan mendapatkan pekerjaan yang layak, namun ia terkendala saat mengurus pembuatan surat keterangan domisili.

Pasalnya, saat mendatangi Kantor Desa Keurea, Kecamatan Badohopi dengan maksud mengurus surat keterangan domisili, Kamis (23/9) harus gigit jari karena tidak mengantongi uang untuk pembayaran administrasi.

Ia mengaku saat tiba di Kantor Desa Keurea langsung bertemu dengan Kaur Pemerintahan, Zainal Abidin, namun sayangnya Matius tidak dapat memperoleh surat keterangan domisili karena tidak memberikan uang sebanyak Rp.100.000.

“Saya tidak punya uang sebanyak itu untuk membayar biaya pengurusan surat keterangan domisili sehingga saya tidak dibuatkan,” keluh Matius.

- ADS -

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan Zonakata.com terkait pungutan itu, Zainal Abidin selaku Kaur Pemerintahan Desa Keurea mengaku sudah bertahun-tahun menjalankan aturan tersebut dan tidak pernah ada masyarakat yang komplain.

“Kebijakan ini sudah bertahun-tahun berjalan tanpa ada yang komplain, kenapa baru bapak yang komplain. Jadi kalau tidak ada uang saya tidak akan buatkan, silakan ke kantor desa yang lain bikin surat keterangan domisili. Ini sudah peraturan kami disini, harus dibayar kalau bikin keterangan domisili,” ketus Zainal Abidin.

Saat ditanyakan apakah ini aturan dari provinsi atau Kabupaten, Zainal Abidin membantah dan mengaku aturan tersebut dibuat sendiri.

“Bukan, ini aturan kami di Desa Keurea sudah beberapa tahun ini,” tegas Zainal.

Bukan hanya menolak membuatkan surat domisili, Zainal bahkan mengarahkan Matius ke desa lain yang ada di Kecamatan Bahodopi. Bahkan Matius juga sempat diusir oleh salah satu oknum Linmas untuk segera meningggalkan ruangan Kantor Desa Keurea.

Beruntung saat oknum aparat Linmas melakukan pengusiran langsung dicegat oleh Babinsa Koptu Dasa yang kebetulan berada dilokasi Kantor Desa.

Sudir/ZK

- Advertisement -
- Contoh Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

- Advertisement -

Tingkatkan Militansi, PDI Perjuangan Tana Toraja Gelar Pendidikan Kader

ZONAKATACOM - TANA TORAJA Sejumlah partai politik mulai memanaskan mesin partainya menatap pemilu 2024 . Salah satunya adalah PDI...

Berita Lain

- Advertisement -