Antara Victor dan Bung Theo, Siapa Yang Bakal Mengendarai Partai Golkar?
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Selain Kota Makassar, Kabupaten Tana Toraja menjadi salah satu daerah yang masih dipending pengumumannya siapa yang bakal diusung pada Pilkada mendatang.
Pasalnya DPP Partai Golkar menginginkan kadernya untuk maju sebagai calon bupati (01), namun ketua DPD II Partai Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara lebih memilih maju sebagai calon wakil bupati (02) dengan berpasangan kembali dengan Nicodemus Biringkanae.
Ketua Koordinator Desk Pilkada Sulawesi DPP Golkar, Jamaluddin M. Syamsir menyebutkan sikap Victor yang lebih memilih 02 tidak disetujui oleh partai. Tidak direstuinya itu ditandai dengan belum adanya agenda penyerahan rekomendasi DPP Golkar untuk Tana Toraja.

“Seharusnya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar, Victor sedianya maju sebagai 01,” kata Jamaluddin, Rabu (4/3).
Padahal menurut Jamaluddin, tanpa berkoalisi pun Partai Golkar di Pilkada Tana Toraja dapat mengusung calonnya sendiri. Diketahui pada pileg lalu Partai Golkar meraih 7 kursi dan menjadi partai pemenang pemilu di Tana Toraja.
Selain maju sebagai 02 salah satu faktor DPP belum merestui paket Nivi Jilid II, karena Nicodemus yang merupakan bakal calon bupati tidak mendaftar dan mengikuti penjaringan di Golkar Sulsel. Sehingga DPD I Golkar Sulsel hanya mengirim 3 nama yakni Victor, Theofilus dan dr.Rudhy Andi Lolo.
“Dengan alasan itu DPP menunda mengeluarkan rekomendasi untuk usungan calon bupati di Pilkada Tana Toraja sambil menunggu hasil survey,” jelas Jamaluddin.
Menurut Jamaluddin bahwa hasil survei itu, akan menentukan arah dukungan Golkar. Jika hasil survey pasangan Nico-Victor sulit ditaklukan maka kemungkinan rekomendasi akan kepaket itu. Namun jika Theofilus berpeluang mengalahkan incumbent maka rekomendasi itu pun terbuka untuk mantan Bupati Tana Toraja ini.
“Kedua opsi itu terbuka lebar untuk Tana Toraja. Nama pak Theo sebagai kader partai dan mantan bupati, tetap akan dipertimbangkan. Karena juga pada dasarnya, Golkar ingin mendorong kadernya maju sebagai calon bupati.” pungkasnya. **
- Penulis: zonakatacom
