Yuniana Mulyana Kawal Program Mandiri Benih di Sangalla Selatan, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran ke Petani
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Yuniana Mulyana, melaksanakan kegiatan Pengawasan APBD Provinsi Sulawesi Selatan pada 19–21 Mei 2026 terkait Program Mandiri Benih di Kecamatan Sangalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja.
Dalam kegiatan tersebut, Yuniana didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Petugas POPT agar berbagai persoalan petani dapat langsung ditangani dan dijawab saat dialog bersama masyarakat.
Titik pertama pengawasan dilakukan di Lembang Raru Sibunuan, Kecamatan Sangalla Selatan. Bantuan benih padi varietas Mekongga di wilayah tersebut telah tersalurkan dengan baik kepada 11 kelompok tani dengan total bantuan mencapai 4.300 kilogram untuk luas lahan sekitar 172 hektare.
Sementara di titik kedua, yakni Lembang Tokesan, bantuan benih padi varietas Mekongga juga telah diterima 12 kelompok tani dengan total bantuan sekitar 4.925 kilogram untuk lahan seluas 197 hektare.
Dalam dialog bersama Yuniana Mulyana, para petani mengaku program Mandiri Benih dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sangat membantu meningkatkan hasil pertanian dan berharap program tersebut tetap dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.
Petani juga berharap penyaluran benih dapat disesuaikan dengan jadwal tanam di daerah agar hasil produksi lebih maksimal. Meski hasil panen dinilai cukup baik, petani masih menghadapi sejumlah kendala seperti serangan hama tikus, blast, ulat penggerek, hingga persoalan pola tanam yang tidak serentak akibat kekurangan air pada sawah tadah hujan.
Selain itu, masyarakat mengusulkan bantuan alsintan seperti hand traktor (metal capung) dan alat perontok padi (power thresher/dross) untuk mempermudah pengolahan sawah dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Petani juga berharap adanya bantuan sumur bor dan pompa air untuk lahan sawah tadah hujan, serta pembukaan dan peningkatan jalan tani agar proses pengangkutan hasil panen menjadi lebih mudah.
Kelompok Wanita Tani dan Dasawisma turut menyampaikan aspirasi berupa bantuan benih sayuran seperti kangkung, bayam, kacang panjang, buncis, dan terong untuk pemanfaatan lahan pekarangan. Mereka juga berharap adanya bantuan bibit tanaman MPTS seperti manggis, rambutan, alpukat, dan durian.
Khusus di Lembang Tokesan, petani juga berharap adanya penambahan tenaga penyuluh pertanian karena saat ini jumlah penyuluh di Kecamatan Sangalla Selatan dinilai masih sangat terbatas dibanding luas wilayah kerja.
Program Mandiri Benih Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 sendiri untuk Kabupaten Tana Toraja mencakup total lahan sekitar 1.515 hektare yang tersebar di 130 kelompok tani.
Yuniana Mulyana menegaskan kegiatan pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan anggaran di tingkat provinsi.
“Kami ingin memastikan program pertanian ini tepat sasaran dan benar-benar membantu petani. Semua aspirasi masyarakat akan kami kawal agar bisa diperjuangkan ke depan,” ujar Yuniana. (*)





- Penulis: zonakatacom
