Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Pelestarian Bahasa Daerah

Pemkot Parepare Perkuat Kolaborasi Pelestarian Bahasa Daerah

  • account_circle Kifli
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • print Cetak

ZONAKATA, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Antarinstansi dalam rangka Perlindungan Bahasa Daerah, yang digelar di Auditorium BJ Habibie, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pihak Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Rakor ini menjadi forum strategis dalam memperkuat komitmen bersama terhadap pelestarian dan revitalisasi bahasa daerah.

Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Sulawesi Selatan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Parepare sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

“Kepercayaan ini kami maknai sebagai pengakuan atas komitmen daerah sekaligus amanah untuk memperkuat kebijakan kebahasaan secara terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Tasming menegaskan bahwa revitalisasi bahasa daerah merupakan bagian penting dari strategi pembangunan kebudayaan. Menurutnya, bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan instrumen pembentuk karakter, pengikat kohesi sosial, sekaligus penanda jati diri kolektif masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada awal masa kepemimpinannya, Pemerintah Kota Parepare menerima Penghargaan Kepedulian terhadap Pelestarian Bahasa Daerah dari Badan Bahasa Kemendikdasmen yang diserahkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan, tidak lama setelah pelantikannya oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Meskipun saya tidak berkesempatan hadir secara langsung karena mengikuti pembekalan kepemimpinan, penghargaan tersebut kami maknai sebagai validasi atas arah kebijakan yang menempatkan kemajuan daerah berjalan seiring dengan penguatan akar budaya,” ungkapnya.

Tasming menambahkan, Pemerintah Kota Parepare terus mendorong penggunaan bahasa daerah dalam forum-forum resmi pemerintahan sebagai bentuk komitmen nyata dalam pelestarian budaya lokal.

Sejumlah langkah konkret yang telah dan terus dilakukan Pemkot Parepare antara lain penguatan landasan regulatif melalui Peraturan Daerah Kota Parepare Nomor 6 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, yang menegaskan pentingnya pendidikan berbasis nilai budaya lokal, termasuk pembiasaan penggunaan bahasa daerah di lingkungan pendidikan dan pemerintahan.

Selain itu, melalui Surat Keputusan Wali Kota Parepare Nomor 856 Tahun 2024, Bahasa Bugis ditetapkan sebagai muatan lokal wajib pada jenjang SD dan SMP mulai tahun ajaran 2025.

Penguatan simbolik-identitas juga diwujudkan melalui penggunaan bahasa dan aksara Lontara pada lambang daerah dengan filosofi “Massiddi siri’, massiddi gau” yang merefleksikan integrasi antara harga diri dan perilaku.

Di sektor literasi, Pemkot Parepare memperkuat literasi multibahasa di Museum BJ Habibie Parepare, di mana setiap artefak peninggalan B. J. Habibie telah dilengkapi barcode yang terhubung dengan informasi deskriptif dalam tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Bugis, dan Bahasa Inggris.

Tak hanya itu, pengembangan kolaborasi lintas sektor juga terus dilakukan bersama berbagai komunitas dan mitra strategis, seperti Dompet Dhuafa, PPBDI, IGBD, MGMP, serta komunitas lainnya. Tasming meyakini bahwa bahasa hanya akan lestari apabila menjadi gerakan kolektif.

Pemerintah Kota Parepare juga memperkuat penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) secara berjenjang dan selektif. Sejak 2021 hingga kini, Parepare secara konsisten mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan selalu mengirimkan wakil ke tingkat nasional.

Program “Pahlawan Kearifan Lokal” melalui TV Peduli turut diimplementasikan sebagai media edukasi publik yang memberi ruang kepada peserta didik berprestasi FTBI untuk berbagi inspirasi kepada masyarakat.

Selain itu, program SAREBBA (Safari Edukasi dan Inspirasi Berbahasa Daerah) juga dijalankan dengan melibatkan alumni FTBI untuk melakukan pendampingan dan edukasi di sekolah-sekolah melalui berbagai ekspresi kebahasaan dan seni tutur. Program ini dikolaborasikan dengan PKK dan Dinas Ketahanan Pangan melalui program B2SA Goes to School.

“Semoga forum koordinasi ini menghasilkan penguatan strategi bersama, pertukaran praktik baik, serta rekomendasi kebijakan yang semakin memperkokoh bahasa daerah sebagai fondasi identitas dan peradaban bangsa,” harap Tasming Hamid. (*

  • Penulis: Kifli

Berita Lain

  • Sekelompok Pemuda di Toraja Ditangkap Usai Kencingi dan Ubrak-abrik Kios Warga

    Sekelompok Pemuda di Toraja Ditangkap Usai Kencingi dan Ubrak-abrik Kios Warga

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 252
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Delapan orang anak muda yang masih di bawah umur diamankan Tim Resmob Polres Tana Toraja usai melakukan tindakan tak terpuji dengan mengencingi dan mengubrak-abrik kios salah seorang warga di Makale. Mereka adalah VS (19), BP (15), RS (16), ER (17), AS (16), SY (16), GL (17) dan MR (17). Aksi nakal […]

  • Cegah Penyebaran Covid-19, Polisi Bagikan 10 Ribu Masker Bagi Warga Makale

    Cegah Penyebaran Covid-19, Polisi Bagikan 10 Ribu Masker Bagi Warga Makale

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 398
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Polres Tana Toraja kembali membagikan 10 ribu masker kepada masyarakat di sejumlah tempat di kecamatan Makale. Hal itu dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pembagian masker ini dilaksanakan di sejumlah titik di kawasan Kota Makale. Dalam kegiatan ini, polisi juga mengajak masyarakat bersama-sama menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketika berada di luar […]

  • Bawaslu Toraja Utara dan Panwaslu Kecamatan Rapat Pembinaan Penanganan Pelanggaran

    Bawaslu Toraja Utara dan Panwaslu Kecamatan Rapat Pembinaan Penanganan Pelanggaran

    • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 281
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toraja Utara melaksanakan Rapat Pembinaan Penanganan Pelanggaran di Toraja Heritage Hotel, Kecamatan Kesu, Toraja Utara, Rabu (18/10/2023). Dibuka oleh Ketua Bawaslu Toraja Utara, Brikken Linde Bonting didampingi Anggota Bawaslu, Arifin S dan Kepala Sekretariat, Andriani Padang serta jajaran staf. Dipandu moderator bernama Elsap Patta Pasulu yang […]

  • Kongres Nasional GMKI Resmi Ditutup, Theofilus: Berdampak Positif Bagi Wisata Toraja

    Kongres Nasional GMKI Resmi Ditutup, Theofilus: Berdampak Positif Bagi Wisata Toraja

    • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 321
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung menutup secara resmi Kongres XXXVIII Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Jumat (2/12) malam. Dalam pidatonya, Bung Theo sapaan akrabnya, memanjatkan puji syukur kegiatan nasional tersebut sukses digelar. “Puji Tuhan Kongres GMKI berhasil meyelesaikan agendanya dengan terpilihnya ketua umum dan sekum PP […]

  • Komitmen Gubernur Andi Sudirman Entaskan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi

    Komitmen Gubernur Andi Sudirman Entaskan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 192
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berkomitmen untuk mengentaskan permasalahan anak tidak sekolah. Hal itu diwujudkan melalui inovasi PASTI BERAKSI (Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi) yang dilaunching di Baruga Pattingalloang, Makassar, Kamis 28 Juli 2022. Menurutnya permasalahan anak tidak sekkolah menjadi perhatian bersama. Terlebih melibatkan TNI-Polri yang diwujudkan penandatanganan MoU […]

  • Alfian: Penanggulangan Bencana Skala Kecil Dapat Menggunakan Dana Desa

    Alfian: Penanggulangan Bencana Skala Kecil Dapat Menggunakan Dana Desa

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 175
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Kepala BPBD Kabupaten Tana Toraja, Alfian Andi Lolo mengatakan jika dana ADD dapat digunakan untuk penanggulangan bencana skala kecil. Menurut Alfian hal tersebut diatur dalam pasal 5, Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No 19 Tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019. “Dana Desa dapat digunakan […]

expand_less