Bupati Toraja Utara Lantik Pejabat Eselon II dan III, Tekankan Amanah dan Bernovasi
- account_circle Risna
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA — Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong melantik pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) dan pejabat administrator (Eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Toraja Utara, Panga’, Kecamatan Tondon, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Andrew Branch Silambi, Ketua DPRD Toraja Utara Hermin Sa’pan Matandung, Sekretaris Daerah Salvius Pasang, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat daerah.
Dari tujuh pejabat yang dilantik, lima di antaranya merupakan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) tahun 2025 yang dilaksanakan Panitia Seleksi (Pansel) diketuai Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman.
Kelima pejabat tersebut yakni Ronyanto P. Tangkeallo sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian; Julius Palimbong sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Lembang; Irmawati Patandung sebagai Kepala BKPSDM; Asmawati Karambe Pakolo sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik; serta Mercyanne Oktavia sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Sementara itu, pejabat administrator yang dilantik adalah Piter Bado sebagai Sekretaris Kecamatan Tikala dan Roy Pasang sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Dalam arahannya, Bupati Frederik meminta para pejabat segera menyesuaikan diri di jabatan baru dan menunjukkan kinerja optimal di tengah keterbatasan anggaran daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga amanah serta mendorong inovasi, khususnya pada sektor pemberdayaan lembang dan pengembangan pariwisata.
“Jadikan jabatan sebagai amanah yang harus dijaga, jangan berhenti berinovasi. Berikan kinerja terbaik yang membanggakan,” tegas Frederik.
Ia juga mengingatkan pejabat untuk tidak hanya fokus pada pengembangan diri, tetapi turut memotivasi rekan kerja serta menjaga disiplin dalam menjalankan tugas.
Di akhir sambutannya, Bupati Frederik menegaskan bahwa penempatan jabatan dilakukan murni berdasarkan hasil seleksi dan evaluasi kinerja, bukan kepentingan tertentu.
“Ini murni hasil seleksi berdasarkan pemantauan kinerja. Saya, Wakil Bupati, dan Sekda menilai langsung kerja-kerja mereka sebelumnya,” ujarnya.
Frederik juga mengungkapkan bahwa mutasi pejabat eselon III dalam jumlah besar direncanakan akan dilakukan pada pekan depan.
Pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh aparatur sipil negara yang baru dilantik.
- Penulis: Risna
