Senin, 20 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lokasi Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih Polopadang Ditolak Warga, Lahan Dipagari

Lokasi Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih Polopadang Ditolak Warga, Lahan Dipagari

  • account_circle Risna
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA    Sejumlah warga di Lembang (Desa) Polopadang, Kecamatan Kapalapitu, Toraja Utara menolak rencana pembangunan kantor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang akan didirikan di atas lahan milik warga.

Pemkab Toraja Utara bersama Kodim 1414 Tana Toraja sebelumnya merencanakan pembangunan kantor KDKMP di 13 lokasi pada 6 kecamatan, termasuk salah satunya di Lembang Polopadang.

Namun pembangunan di Polopadang mendapat penolakan lantaran lokasi seluas 5.000 meter persegi (0,5 hektare) tersebut merupakan lahan keluarga Tongkonan Tombang yang telah ditempati sekitar 9 kepala keluarga dan menjadi lokasi kebun warga.

Salah satu pemilik lahan, Rustandi Tanduk Allo, menegaskan bahwa puluhan warga menolak keras penggunaan lahan tersebut untuk pembangunan kantor koperasi. Lahan itu berada tepat di samping Kantor Kecamatan Kapalapitu.

“Kami keluarga dan 9 KK yang tinggal di lahan ini menolak keras pembangunan kantor koperasi. Jika dipaksakan, kami akan bertindak lebih jauh. Kami sudah memasang pagar besi, tapi masih diterobos saat launching peletakan batu pertama,” ujar Rustandi, Kamis (4/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa pihak keluarga sebenarnya telah menyiapkan lahan hibah seluas 3 hektare untuk lokasi KDKMP, namun pemerintah kecamatan tetap bersikeras menggunakan lahan milik warga.

Rustandi juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap Camat Kapalapitu. Menurutnya, pada pertemuan awal Juni 2025 yang difasilitasi pemerintah, keluarga telah menyampaikan penolakan dan menawarkan lahan alternatif.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Semuel Sampe Rompo, dua anggota DPRD Toraja Utara, Polsek dan Koramil Kapalapitu, Kepala Lembang Polopadang, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

“Tanah ini milik keluarga, ada kebun kami, dan tidak ada izin untuk diberikan ke pemerintah. Kami sudah siapkan lahan lain dekat kantor kecamatan, tapi tidak mau digunakan. Yang diincar justru tanah milik nenek kami,” kesalnya.

Ia juga menyayangkan pernyataan Dandim 1414 Tana Toraja dan Camat Kapalapitu pada saat peletakan batu pertama secara serentak lewat zoom meeting bersama Presiden Prabowo. Menurutnya, sempat disampaikan bahwa lokasi pembangunan dapat dipindahkan jika muncul masalah.

Sementara itu, petugas Project Management Officer (PMO) Kementerian Koperasi untuk wilayah Toraja Utara, Ilham Sentosa, menjelaskan bahwa pembangunan kantor KDKMP Polopadang dianggarkan sebesar Rp1,1 miliar, dengan target pengerjaan tiga bulan sejak peletakan batu pertama pada Oktober 2025.

“Berdasarkan aturan, luas lahan pembangunan kantor maksimal 1.000 meter dan minimal 600 meter persegi. Lahan tersebut harus milik pemerintah atau milik warga yang sudah dihibahkan,” papar Ilham.

Di sisi lain, Camat Kapalapitu Yusuf Ratte Patoding menegaskan bahwa rencana pembangunan kantor KDKMP merupakan kewenangan pemerintah lembang, sementara pihak kecamatan hanya memfasilitasi.

“Saya berpedoman pada akta hibah tanah yang diterbitkan tahun 2010, sebelum saya menjadi camat. Akta itu menyatakan tanah ini milik pemerintah daerah yang telah lama dihibahkan,” jelasnya.

Yusuf menyampaikan bahwa setelah pelepasan RT/RW, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan kawasan tersebut sebagai Area Penggunaan Lain (APL). Pemkab bahkan telah meratakan lahan menggunakan APBD, sehingga dianggap otomatis menjadi aset pemerintah.

“Soal musyawarah 5 Juni, saya tidak ikut menandatangani penolakan. Jika saya lakukan, berarti saya mengubah akta hibah yang sudah ada. Saya tidak punya wewenang untuk mengubah isi akta hibah tersebut,” tegasnya.

  • Penulis: Risna

Berita Lain

  • Sehari di Rujuk ke Makassar, Ibu Penderita Tumor Hidung Meninggal Dunia

    Sehari di Rujuk ke Makassar, Ibu Penderita Tumor Hidung Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 1.588
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Margaretha (51 tahun), Warga Kota Makale, yang mengidap penyakit tumor hidung dan pembengkakan hati, akhirnya meninggal dunia sehari setelah dirujuk ke Makassar. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Gowa pada pukul 15.00 wita, Kamis 5 Agustus 2021. “Kemarin saya dapat kabar dari Makassar jam tiga sore, saya […]

  • Hasil Real Count C1 KPU, Partai Golkar Sementara Unggul di Dapil 6 Tana Toraja

    Hasil Real Count C1 KPU, Partai Golkar Sementara Unggul di Dapil 6 Tana Toraja

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2019
    • account_circle Gibran
    • visibility 153
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Partai Golkar sementara unggul di dapil 6 Tana Toraja. Dari perhitungan C1 KPU hingga hari Minggu (21/4) pukul 18:45 Wita, Partai Golkar sudah meraup 2.842 suara. Diposisi kedua ditempati PDI Perjuangan dengan 1.894 suara, disusul Partai Nasdem dengan 1.856 suara dan Partai Demokrat diposisi ke empat dengan 1.640 suara. Kemudian ada […]

  • Kemenparekraf Bersama Komisi X DPR RI Gelar Bimtek Strategi Pemasaran Pariwisata Melalui Medsos di Tana Toraja

    Kemenparekraf Bersama Komisi X DPR RI Gelar Bimtek Strategi Pemasaran Pariwisata Melalui Medsos di Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 223
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Direktorat Pemasaran Pariwisata Nusantara Deputi Bidang Pemasaran Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) / Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI berkolaborasi dengan Komisi X DPR RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Promosi Destinasi Pariwisata Nusantara Melalui Media Sosial, di hotel Metro Permai, Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Jumat, (7/6/2024). Anggota Komisi X […]

  • Blusukan di Lompoe, Tasming-Hermanto Tegaskan Komitmen Bantuan Pemerintah Tepat Sasaran untuk Warga

    Blusukan di Lompoe, Tasming-Hermanto Tegaskan Komitmen Bantuan Pemerintah Tepat Sasaran untuk Warga

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 265
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Tasming Hamid dan Hermanto, melakukan blusukan ke wilayah Wekke’e, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki. (10/11/2024). Tasming dan Hermanto beserta simpatisan mereka menyapa langsung masyarakat, mendengarkan keluh kesah, dan menerima sambutan hangat di setiap langkahnya. Di sepanjang jalan, yel-yel “Tasming Hamid Wali Kotaku” menggema, menjadi […]

  • Bawaslu Toraja Utara Gelar Rakernis Penyelesaian Sengketa Pemilu 2019

    Bawaslu Toraja Utara Gelar Rakernis Penyelesaian Sengketa Pemilu 2019

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 136
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Toraja Utara menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) mengenai penyelesaian sengketa Pemilu 2019, Kamis (21/2). Kegiatan yang digelar di Hotel Heritage dihadiri oleh seluruh anggota Panwas Kecamatan dan staf Divisi Hukum dan Penindakan menghadirkan pemateri dari Bawaslu Sulsel Divisi Sengketa Asradi dan Prof. Abdul Razak dari Unhas Makassar. […]

  • 25 Kepala Daerah Dukung Transaksi Nontunai di Sulawesi Selatan

    25 Kepala Daerah Dukung Transaksi Nontunai di Sulawesi Selatan

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 220
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Sebanyak 25 kepala daerah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), menandatangani dukungan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas elektronfikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) saat high level meeting: monitoring dan evaluasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sulawesi Selatan, Selasa (8/2/2022), di Hotel Claro Makassar. Pemerintah meminta kepala daerah beralih ke transaksi non-tunai karena […]

expand_less