Langkah Nyata untuk Petani: Bupati Mamasa Salurkan Pupuk Gratis Senilai Rp14,7 Miliar
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
- print Cetak

foto Istimewa
ZONAKATA.COM – MAMASA Pemerintah Kabupaten Mamasa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, secara resmi menetapkan 1.898 kelompok tani sebagai penerima bantuan pupuk gratis senilai Rp14,7 miliar untuk tahun 2025.
Penetapan ini dilakukan bersama para penyuluh pertanian se-Kabupaten Mamasa di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (28/5/2025). Turut hadir Anggota Komisi IV DPR-RI H. Ajbar, serta Plt. Kepala Dinas Pertanian Mamasa, Bernar, beserta jajaran terkait.
Bupati Welem menjelaskan, data penerima bantuan berasal dari verifikasi penyuluh pertanian di seluruh kecamatan. Program ini mencakup lahan seluas 12.400 hektar dengan kebutuhan pupuk mencapai 2.416,7 ton urea dan 3.756 ton NPK.
“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk menjamin ketersediaan sarana produksi bagi petani guna meningkatkan hasil pertanian di Mamasa,” tegasnya.

Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) bersama para penyuluh pertanian se-Kabupaten Mamasa di Ruang Pola Kantor Bupati (foto Istimewa)
Ia juga mengingatkan agar penyaluran pupuk harus tepat sasaran dan diawasi ketat.
“Pupuk ini harus langsung digunakan petani, bukan untuk diperjualbelikan. Saya minta penyuluh dan semua pihak memastikan tidak ada pungutan liar atau penyimpangan,” tegas Bupati.
H. Ajbar, Anggota DPR-RI Komisi IV, menyambut baik program ini dan menekankan pentingnya sinergi pusat-daerah untuk keberhasilan sektor pertanian.
Sementara itu, Plt. Kadis Pertanian Mamasa, Bernar, memastikan bahwa distribusi pupuk akan dilakukan secara transparan dengan sistem pelaporan yang akuntabel.
Program pupuk gratis ini merupakan bagian dari strategi Pemda Mamasa mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus upaya konkret membantu petani menghadapi musim tanam mendatang.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap produktivitas pertanian meningkat sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.*
- Penulis: zonakatacom
