fbpx

Perayaan 110 Tahun Injil Masuk Toraja Akan Digelar Maret 2023

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Pada tahun 2013 lalu, Pengurus Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja melaksanakan perayaan memperingati 100 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT).

Satu dekade berlalu, kini pada bulan Maret 2023 mendatang akan digelar perayaan 110 tahun IMT yang rencananya akan berlangsung mulai tanggal 9 sampai 18 Maret 2023.

Hal itu disampaikan langsung jajaran Panitia Perayaan 110 Tahun IMT di lantai satu kantor BPS Gereja Toraja Tongkonan Sangulele Jalan Pongtiku, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Jumat (30/12) pagi.

Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt. Alfred Anggui menyampaikan program Gereja Toraja sejak awal menyepakati minimal 10 tahun ada momentum perayaan IMT dan diharapkan seluruh kegiatan berdampak bagi seluruh kehidupan masyarakat.

“Inti dari perayaan ini bagaimana melibatkan masyarakat dan generasi yang harus berdampak positif, membantu semua pihak dan melibatkan seluruh jemaat,” ujarnya.

Lanjut Alfred, tujuan memperingati 110 tahun IMT oleh jemaat warga gereja Toraja yaitu dapat mengingatkan hakekat kehidupan manusia.

Sementara Ketua Panitia Perayaan 110 tahun IMT, Djekson Mari mengatakan sesuai hasil Sidang Sinode Am (SSA) XXV Gereja Toraja bahwa momentum akbar sejarah masuknya Injil di Toraja perlu dirayakan setiap satu dekade agar bagaimana refleksi dan karunia Tuhan bagi daerah Toraja.

Kata Djekson, peringatan 110 tahun IMT mengajak warga untuk bergerak melakukan setiap nilai Injil dengan beragam kegiatan diantaranya ibadah raya satu, pekabaran Injil, peningkatan pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi kreatif, peduli kaum difabel, aksi sosial membersihkan kawasan Objek Wisata Religi Salib Buntu Singki dan makam atau museum Van De Loosdrecht di Bori, lomba kreativitas generasi muda, malam gembira serta ibadah raya dua.

“Spesial kegiatan yaitu adanya bantuan bedah atau renovasi rumah sebanyak 110 rumah di sekitar wilayah satu, dua dan tiga bagi warga Toraja dari semua lintas agama, maka itu dapat disosialisasikan kepada masyarakat agar membantu mendapatkan informasi terkait rumah-rumah warga yang harus dibenahi,” ungkapnya.

Turut hadir konferensi pers rencana perayaan 110 Tahun IMT yaitu Ketua Panitia Harian, Pdt. Syukur Matasak, Ketua BPS Wilayah II Rantepao, Pdt. Simon Palamba’ dan Sekretaris BPS Wilayah III Makale, Pdt. Okiwenty Kombong yang dipandu Moderator yakni Pdt. Sufriadi Mei Suhendra dan Brikken Linde Bonting.

Untuk lokasi perayaan 110 tahun IMT akan digelar di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja dan penutupan di Rantepao, Toraja Utara sementara puncak ibadah raya dipusatkan di Tongkonan Sangulele kantor BPS Gereja Toraja dengan hiasan parade budaya Toraja dan nusantara.

Diketahui baptisan 100 tahun IMT lalu digelar di Makale dan saat ini BPS Wilayah II Rantepao menjadi tuan rumah perayaan dengan tujuan mengajak warga Toraja kembali pulang kampung pada momen tersebut dan mengambil bagian.

Program bedah 110 rumah akan bekerjasama dengan pihak Kodim 1414 Tana Toraja melalui Babinsa di wilayah tugas masing-masing dengan menjangkau dua kabupaten yakni Tana Toraja dan Toraja Utara. (*)

Ris/ZK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Duta GenRe Kota Parepare Dapat Tiket Nasional Usai Raih Prestasi Juara 1 di Tingkat Provinsi

ZONAKATA, MAKASSAR - Dua duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Parepare berhasil meraih prestasi gemilang pada malam puncak Apresiasi Duta...

Berita Lain