Senin, 20 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hukum & Kriminal » Setelah Habisi Nyawa Tetangganya, Kakek Inipun Tewas Diamuk Massa

Setelah Habisi Nyawa Tetangganya, Kakek Inipun Tewas Diamuk Massa

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Kamis, 25 Jul 2019
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – JENEPONTO Suasana mencekam terjadi di Kampung Batu Le’leng Barat, Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, Rabu (24/7).

Dimana pada Rabu pagi ratusan warga mengepung rumah Bisa Dg Kulle (68 thn) yang baru saja membunuh Mappa Dg Ngence (65 thn).

Daeng Kulle dengan Daeng Ngence hidup bertetangga. Rumah mereka berhadapan, dimana Daeng Kulle tinggal dirumah panggung, sementara Daeng Ngence tinggal di rumah batu.

Kejadian bermula saat menjelang shalat subuh dimana Daeng Ngence sedang memperbaiki jaring rumput laut di teras rumahnya. Tiba tiba Daeng Kulle datang dengan parang terhunus lalu menyerang Daeng Ngence.

Daeng Ngence yang diserang tiba tiba, kaget dan berusaha menangkis serangan parang itu yang membuat jari tangan kirinya terputus. Daeng Kulle yang semakin kesetanan kembali menyerang secara membabi buta membuat Daeng Ngence terjatuh.

Setelah Habisi Nyawa Tetangganya, Kakek Inipun Tewas Diamuk Massa
Suasana saat Bisa Dg Kulle akan dievakuasi personil Polres Jeneponto kerumah sakit

Daeng Kulle pun mengayunkan parang ke dada Daeng Ngence membuat nyawa Daeng Ngence melayang. Melihat kejadian itu cucu Daeng Ngence berteriak histeris. Daeng Kulle langsung kembali kerumahnya dan mengunci rapat pintunya.

Sementara anak dan cucu Daeng Ngence terus berteriak minta tolong. Membuat tetangga dan kerabat berdatangan ke rumah Daeng Ngence. Setelah mengetahui apa yang telah terjadi warga kemudian mendatangi rumah Daeng Kulle yang hanya berjarak 20 meter dari rumah Daeng Ngence.

Warga kemudian berteriak teriak agar Daeng Kulle turun dari rumahnya. Sebagian warga ada naik ke teras rumah, ada pula yang menusuk nusuk dinding rumah Daeng Kulle dengan menggunakan kayu panjang hingga dinding itu roboh

Merasa terdesak Daeng Kulle pun turun dari rumahnya melalui pintu depan melewati tangga sambil menggenggam parang panjang. Warga terus mengepung Daeng Kulle. Namun Daeng Kulle berusaha menjauh dari kepungan warga dengan cara mengibas ngibaskan parangnya.

Daeng Kulle yang merasa terdesak dan terkepung berusaha berlari ke arah laut tapi ratusan warga terus mengejar. Meski petugas telah memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan oleh warga dan terus mengejar Daeng Kulle.

Daeng Kulle pun dihantam balok balok dari belakang, lalu disabet parang yang membuat lehernya hampir putus. Daeng Kulle yang sudah terlentang di atas rumput laut masih terus menyerang tubuh Daeng Kulle pakai parang dan kayu.

Puluhan personil dari Polres Jeneponto yang tiba di lokasi kejadian mengevakuasi Daeng Kulle ke rumah sakit yang akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan. Daeng Kulle hanya hidup 2,5 jam setelah membunuh tetangganya. Diapun tewas diamuk keluarga dan tetangga Daeng Ngence.

Dikutip dari Tribun Jeneponto, Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan, motif pembunuhan dua kakek itu diduga berlatar belakang asmara.
Pelaku diduga membunuh tetangganya karena cemburu.

“Motifnya karena cemburu, diduga Mappa Daeng Ngence ada hubungan dengan istri pelaku,” terang Syahrul.

Kejadian tersebut bahkan diabadikan warga dalam beberapa versi video. Ada yang merekam kejadian itu dari arah rumah Daeng Ngence, ada pula yang mengabadikan dari teras rumah Daeng Kulle.

Video dari teras rumah Daeng Kulle terlihat puluhan orang berada di jalan raya, sambil memegang batu, balok-balok, parang, bahkan batangan bambu dan kayu panjang. **

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Camat Bahodopi Minta Penambangan Ilegal di Desa Lalampu Ditertibkan

    Camat Bahodopi Minta Penambangan Ilegal di Desa Lalampu Ditertibkan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle Gibran
    • visibility 376
    • 0Komentar

    – ZONAKATACOM – MOROWALI Pemerintah Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, mengadukan adanya aktivitas penambangan galian C yang terjadi di Desa Lalampu. Hal tersebut diungkapkan Camat Bahodopi, Tahir, Jumat (20/5). Dikatakan jika penambangan galian C berupa timbunan tanah itu dilakukan secara ilegal. Dan aktivitas itu telah dilaporkan ke Asisiten I Pemkab Morowali. “Aktivitas Galian C […]

  • Laporan Tim DIA Dinilai Keliru, Andi Sudirman Hanya Ikut Olahraga Bukan Kampanye

    Laporan Tim DIA Dinilai Keliru, Andi Sudirman Hanya Ikut Olahraga Bukan Kampanye

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 205
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Tim Hukum Andalan-Hati memberikan klarifikasi terkait tuduhan pelanggaran pemilu yang dilayangkan oleh tim hukum pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Danny Pomanto-Azhar Arsyad (DIA). Sebelumnya, tim hukum DIA melaporkan calon Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman atas dugaan pelanggaran kampanye dalam acara gerak jalan santai yang diselenggarakan dalam rangka HUT Sulsel […]

  • Meski Laju Penyebaran Covid-19 Mulai Melambat, Masyarakat Tetap di Imbau Patuhi Prokes

    Meski Laju Penyebaran Covid-19 Mulai Melambat, Masyarakat Tetap di Imbau Patuhi Prokes

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 339
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Meski jumlah kasus positif Covid-19 masih naik, namun angka kenaikannya mulai melambat. Jika dibandingkan pada bulan Februari lalu, kini kasus positif sudah mulai turun, bahkan turunnya cukup signifikan. Menurut catatan Satgas Penanganan Covid-19 , pada periode 7 hingga 12 Maret, pertambahan kasus positif hanya 3 pasien. Gugus tugas dari grafik yang […]

  • Menteri Kehutanan RI Hadiri Festival Hutan Toraja, Serukan Cinta Lingkungan

    Menteri Kehutanan RI Hadiri Festival Hutan Toraja, Serukan Cinta Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 248
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Festival Hutan Toraja yang digelar Sabtu (14/6/2025), di Hutan Kemasyarakatan Tandung Nanggala Lestari, Sangullele, berlangsung meriah. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni. Dalam kesempatan tersebut, Mas Menteri sapaan akrab Raja Juli Antoni, didampingi oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pendeta Alfred Anggui. Keduanya menyapa jemaat […]

  • Jelang Mudik Lebaran, Pemkot Parepare Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali

    Jelang Mudik Lebaran, Pemkot Parepare Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Kifli
    • visibility 185
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE,– Wali Kota Parepare bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Lakessi, Jumat (28/3) pukul 08.30 WITA. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Dalam kunjungannya, Wali Kota Parepare berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli untuk mendapatkan informasi terkait […]

  • KPPN Makale mendapat penugasan untuk menyalurkan dana BOS di wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara

    Pertama Kalinya, KPPN Makale Salurkan Dana BOS Reguler Rp25,62 Miliar

    • calendar_month Senin, 21 Feb 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 348
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah dana yang digunakan terutama untuk mendanai belanja non personalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah sebagai pelaksana program wajib belajar dan dimungkinkan dapat mendanai beberapa kegiatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dana BOS terdiri dari BOS Reguler dialokasikan untuk membantu kebutuhan belanja operasional seluruh […]

expand_less