Catat Sejarah Pertanian Mengesankan, Mentan Amran Masuk Jajaran Menteri Terbaik Versi IndoStrategi
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menarik perhatian publik.
Dalam survei nasional yang dirilis lembaga riset independen IndoStrategi, Amran dinobatkan sebagai menteri dengan kinerja terbaik kedua di Kabinet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Survei bertajuk “Kinerja Menteri-Menteri: 10 Peringkat Teratas Kinerja Menteri” ini menunjukkan tingginya apresiasi publik dan para pengamat terhadap kinerja Amran dalam sektor pertanian nasional.
Mentan Amran meraih skor 4,15 dari skala 1 hingga 5, hanya terpaut tipis 0,05 poin dari peringkat pertama yang diraih oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti (4,20 poin).
Survei ini menilai kinerja para menteri berdasarkan tiga parameter utama: efektivitas kebijakan, kualitas tata kelola pemerintahan, dan kepemimpinan selama enam bulan pertama pemerintahan Kabinet Merah Putih.
Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, menjelaskan bahwa secara umum kinerja para menteri berada pada kategori “sedang” dengan skor rata-rata nasional sebesar 3,54.
Ia menekankan bahwa kejelasan arah kebijakan, tata kelola yang efisien, serta gaya kepemimpinan yang responsif merupakan faktor kunci yang menentukan posisi menteri dalam daftar 10 besar.
“Secara umum, kinerja pemerintahan berada dalam kategori sedang. Nilai rata-rata nasional berada di angka 3,54 dari skala 1 sampai 5,” ujar Ali dalam pemaparan hasil riset di Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2025).
Selain menggunakan pendekatan kuantitatif, riset ini juga mengandalkan metode kualitatif melalui triangulasi data dari dokumen kebijakan nasional seperti Asta Cita dan RPJMN 2024–2029.
Penilaian melibatkan 67 ahli dari berbagai bidang dan wilayah di Indonesia. Hasil survei juga diperkuat melalui diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion), kajian media, serta riset relevan lainnya.
Pencapaian Amran Sulaiman sebagai menteri terbaik kedua tak lepas dari gebrakan besar di sektor pertanian, terutama dalam menghadapi krisis pangan global yang turut melanda negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina.
Di tengah kondisi tersebut, Indonesia justru berhasil mencatatkan surplus beras nasional.
Tingginya apresiasi terhadap Amran juga dipengaruhi oleh sejumlah kebijakan strategis yang digagas Presiden Prabowo dalam upaya mewujudkan swasembada pangan.
Kebijakan tersebut mencakup peningkatan kuota pupuk bersubsidi hingga 100 persen, reformasi distribusi pupuk, serta kenaikan harga gabah petani menjadi Rp6.500 per kilogram.
Dampak kebijakan ini terlihat dari lonjakan signifikan dalam produksi dan penyerapan beras. Per April 2025, stok beras Bulog tercatat lebih dari 3,4 juta ton, angka tertinggi dalam 23 tahun terakhir, bahkan disebut-sebut sebagai rekor tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Produksi beras nasional pada Januari–April 2025 naik antara 50 hingga 62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam Rapat Koordinasi Nasional Penyuluh Pertanian di Jakarta, 26 April 2025, Amran menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi antara kebijakan yang tepat dan kerja keras para petani.
“Capaian ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Di saat negara tetangga mengalami kesulitan pangan, Indonesia justru surplus beras. Ini bukti nyata kerja keras petani dan dukungan kebijakan yang tepat,” kata Amran.
Capaian impresif ini juga diperkuat oleh laporan terbaru dari United States Department of Agriculture (USDA) yang memproyeksikan produksi beras Indonesia tahun ini mencapai 34,6 juta ton.
Dengan capaian tersebut, Indonesia menjadi produsen beras terbesar di kawasan ASEAN, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai lumbung pangan strategis di tengah tantangan ketahanan pangan global.
Berbagai capaian di sektor pertanian ini turut berkontribusi terhadap stabilitas harga beras di dalam negeri dan bahkan memberi pengaruh pada dinamika harga di pasar internasional.*
- Penulis: zonakatacom
