Yuniana Mulyana Serap Aspirasi Petani, UMKM, dan Budayawan di Empat Titik Reses Tana Toraja
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM — TANA TORAJA Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Yuniana Mulyana, melaksanakan Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 di sejumlah titik di Kabupaten Tana Toraja pada 25–26 Oktober 2025.
Rangkaian kegiatan ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.
Pada Sabtu, 25 Oktober 2025, Yuniana memulai resesnya di Dusun Lempangan, Lembang Tokesan, Kecamatan Sangalla Selatan, dan Lingkungan Tumanete, Kelurahan Buntu Masakke, Kecamatan Sangalla.
Dalam dua titik tersebut, masyarakat banyak menyoroti persoalan sektor pertanian, mulai dari kebutuhan bantuan benih hortikultura, peralatan pertanian, hingga peningkatan jaringan irigasi.
Selain itu, aspirasi juga datang dari kelompok peternak yang mengharapkan dukungan bibit ternak dan vaksinasi hewan untuk menunjang keberlanjutan usaha mereka.
Reses kemudian dilanjutkan pada Minggu, 26 Oktober 2025, di Dusun Merrara, Lembang Bua Tarrung, dan Dusun Ratte, Lembang To’Pao, Kecamatan Rembon.
Dalam dialog bersama masyarakat, aspirasi yang mengemuka di antaranya terkait dengan kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti handtractor, serta dukungan pengembangan UMKM lokal.
Masyarakat juga berharap agar pemerintah membantu penyediaan bibit kakao dan bibit ikan mas sebagai upaya memperkuat sektor ekonomi produktif berbasis potensi lokal.
Khusus di Dusun Ratte, Lembang To’Pao, Yuniana Mulyana turut menyerahkan bantuan bagi PAUD Mutiara Pangleon sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan pendidikan usia dini di pedesaan. Selain itu, masyarakat juga menyoroti pentingnya pemajuan kebudayaan lokal, dengan harapan agar pemerintah lebih aktif memfasilitasi kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pelestarian identitas Toraja.
Dalam setiap titik reses, kegiatan turut dihadiri oleh kepala lembang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).
Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat pendamping lapangan dalam membangun komunikasi dua arah dengan wakil rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Yuniana Mulyana menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan setiap aspirasi masyarakat di forum legislatif tingkat provinsi.
“Semua masukan dan keluhan dari masyarakat akan kami kawal di DPRD Provinsi. Terutama terkait sektor pertanian, peternakan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Saya juga mendorong agar pelestarian budaya Toraja tetap menjadi bagian penting dari pembangunan daerah,” ujar Yuniana.
(*)



- Penulis: zonakatacom
