Kondisi Sekolah Memprihatinkan, Gedung SD 74 di Alla Enrekang akan Segera ditangani
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
- print Cetak

Wakil Bupati Enrekang, Asman bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang meninjau kondisi Sekolah Dasar (SD) 74 desa Bolang, Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel)
ZONAKATA.COM – ENREKANG Wakil Bupati Enrekang, Asman bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang meninjau kondisi Sekolah Dasar (SD) 74 desa Bolang, Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang hampir rubuh. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) meminta maaf atas terlambatnya respon.
“Kami pemerintah memohon maaf atas keterlambatan kami, tapi ini pembelajaran juga bagi kami. Kepada kepala desa dan camat harusnya cepat melakukan koordinasi disampaikan ke BPBD dan Bupati. Ini tidak ada laporannya,” kata Wakil Bupati Enrekang, Asman, Kamis (2/6/2022).
Wakil Bupati Enrekang, Asman bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang meninjau kondisi Sekolah Dasar (SD) 74 desa Bolang, Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel)
Asman mengungkapkan, solusi terbaik saat ini peserta didik SD 74 Bolang sementara menumpang di SD 169 Bolang yang tak jauh dari lokasi tersebut. Jika tidak memungkinkan kata dia, BPBD Enrekang akan membangun sekolah darurat.
“Jadi mulai pekan depan tidak ada lagi anak-anak belajar di kolong rumah warga. Sementara menumpang dulu di sekolah tetangga karena jaraknya juga tidak terlalu jauh. Kalau tidak memungkinkan segera lapor, kita bangunkan sekolah darurat sambil menunggu gedung baru,” ungkapnya.
Asman juga mengutarakan, dirinya sendiri akan langsung menyampaikan kondisi gedung SD 74 Bolang ke Jakarta agar anggaran pembangunan sekolah baru cepat diberikan.
“Ini sudah mendesak. Saya sendiri nanti akan sampaikan, karena ini bukan anggaran sedikit. Soal lokasi gedung baru sudah ada, bahkan sudah dibalik nama atas nama Pemkab. Semoga cepat terealisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD 75 Bolang, Amir Bando membeberkan, pihak SD 169 Bolang sudah menyiapkan 3 kelas untuk muridnya. Kemudian, jarak menuju sekolah tersebut kurang lebih 1 kilo meter (km).
“Iya kalau kesana anak-anak mendaki sampai kurang lebih 1 kilo. Kita punya peserta didik 87, kelas disiapkan di sana ada 3 kelas. Terpaksa kita akan sekat satu kelas biar cukup nanti,” bebernya.
Kondisi gedung SD 74 Bolang memang sudah sangat memperihatinkan, gedung sekolah mengalami retakan besar yang hampir berada di seluruh kelas SD 74 Bolang.
Beberapa plafon kelas juga sudah copot, ubin lantai terbuka terkelupas, hingga kaca jendela pecah. Ini membuat peserta didik harus belajar di kolong rumah warga selama 4 bulan.(*)
*RA/ZK
- Penulis: zonakatacom

