Pengelola Desa Wisata Nonongan Belajar Story Telling dari Kemenparekraf RI
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia melakukan pendampingan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) Desa Wisata Nonongan di Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Pendampingan secara serentak digelar di 87 desa wisata yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia itu menggandeng 16 Asosiasi Komunitas dan 20 Perguruan Tinggi di Indonesia.

Kemenparekraf RI bekerjasama dengan Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) pada pendampingan bagi SDM desa wisata tersebut.
Tujuannya agar meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi desa wisata yang diikuti Kepala Lembang, Pengelola Desa Wisata, Pengurus Pokdarwis dan Pemandu Wisata yang digelar selama 15 hari kedepan.
Maria Roswati selaku pendamping desa wisata Kemenparekraf RI menjelaskan, pendampingan desa wisata di Lembang Nonongan mengenai Story Telling dan Tata Kelola Desa Wisata.
“Story telling membuat ceritera lokal yang disampaikan turun-temurun secara lisan menjadi menarik dan membuat penasaran wisatawan ingin berkunjung,” ujar Maria dalam rilis diterima, Jumat (25/2/2022).
Dikatakan pula bahwa, story telling dapat dikemas secara digital melalui media sosial, maupun dinarasikan secara konvensional lewat pemandu wisata.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Toraja Utara, Matius Sampelalong mengatakan desa wisata Lembang Nonongan kedepan agar persyaratan dari desa wisata terpenuhi.
“Bagi pendamping supaya intens dalam memberikan pendampingan dan setiap kegiatan harus ada story telling supaya wisatawan bisa memahami,” ujarnya.
Kepala Lembang Nonongan, Ibrahim Lapu mengapresiasi program pendampingan SDM dari Kememparekraf RI, karena desa wisata Lembang Nonongan masih desa wisata rintisan yang sangat membutuhkan pendampingan terutama Tata Kelola Desa Wisata dan Story Telling.
“Sehingga itu pengelola dapat meningkatkan kualitas pengelolaan desa wisata dan pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung,” tutup Ibrahim. (*)
Ris/ZK
- Penulis: zonakatacom
