Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pemilu » Pose 2 Jari Rospita Napa, Pither: Masih Butuh Kajian

Pose 2 Jari Rospita Napa, Pither: Masih Butuh Kajian

  • account_circle Gibran
  • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Viralnya foto Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Tana Toraja, Rospita Napa karena mengacungkan dua jari ditanggapi kubu Nivi melalui kuasa hukumnya, Pither Ponda Barani, Sabtu (17/10). Menurutnya, pose dua jari itu masih membutuhkan kajian apakah itu simbol perdamaian (peace) atau sebuah ajakan untuk mendukung paslon nomor urut 2.

“Kita tahu kan kalau cewek-cewek berfoto atau berswafoto biasanya mengacungkan dua jari sebagai simbol perdamaian atau peace. Jika pose seperti itu dilarang-larang maka ini merupakan bentuk pengekangan untuk berekspresi saat berfoto,” ujar Pither.

Ketua Tim Kuasa Hukum Tim Perjuangan Rakyat Nico-Victor, Pither menyebut jika foto Rospita sengaja disebar untuk menyerang Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara, yang merupakan paslon petahana. Padahal foto tersebut menurut Pither belum bisa disebut melanggar, karena saat berfoto, Rospita mengenakan baju netral dan bukan baju dinas ASN atau baju partai.

“Beredarnya foto Rospita yang mengacungkan dua jari itu, saat melayat di rumah duka, jangan serta merta dianggap melanggar. Simbol dua jari itu sering dijadikan gaya berfoto kaum perempuan saat bersama teman temannya atau keluarganya,” tegas Pither yang didampingi kuasa hukum Nivi lainnya, yakni Julius Cherly Lobo dan Kurniawan Rante Bombang saat memberikan keterangan di Cafe Buli-Buli.

Pose 2 Jari Rospita Napa, Pither: Masih Butuh Kajian
Ini foto dari Kadispar Tana Toraja, Rospita Napa (Kedua dari kiri) yang diduga melanggar aturan netralitas ASN (Foto: FB)

“Perlu juga diketahui apakah foto yang beredar itu diambil sebelum cuti atau sesudah cuti. Jauh sebelum pilkada, Ibu Rospita memang sering mengangkat tangan dua jari jika berfoto. Dan kami ingatkan bahwa, banyak juga foto Ibu Rospita yang beredar bukan di saat kampanye,” ucapnya.

Dijelaskan pula jika Rospita Napa yang merupakan istri dari Bupati Petahana Nicodemus Biringkanae sementara cuti di luar tanggungan negara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dan sesuai dengan Surat Edaran Menteri PANRB, kata Pither, dia bisa mendampingi suaminya berkampanye tapi bersifat pasif, tanpa menggunakan atribut kampanye.

Sementara Ketua Bawaslu Tana Toraja, Serni Pindan menyikapi pose dari Kadis Pariwisata itu, bahwa seharusnya ia tidak ikut-ikutan mengacungkan dua jari. Menurut Serni, seharusnya dia menyadari bahwa meski dia cuti tetapi statusnya tetap Pengawai Negeri Sipil (PNS). Diketahui sudah ada aturan (UU) yang mengikat setiap PNS untuk netral disetiap ada pemilihan baik itu Pileg, Pilgub, Pilpres maupun Pilkada.

“Betul dia cuti tapi statusnya kan masih PNS. Kewajiban cuti itu sendiri berdasarkan Surat Edaran Kemendagri No. 273/487/SJ Tanggal 21 Januari 2020. Cuti harus dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan jabatan yang melekat pada dirinya untuk kepentingan politis,” jelas Serni.

Serni pun menyebut dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor B/36/M.SM.00.00/2018 tertanggal 2 Februari 2018 disebutkan, bagi ASN yang suami atau istrinya menjadi menjadi Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Calon Anggota Legislatif, dan Calon Presiden /Wakil Presiden dapat mendampingi suami atau istrinya selama tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018, Pileg 2019, dan Pilpres 2019.

“Namun dalam Surat Edaran Menteri PANRB itu disebutkan foto bersama dengan suami atau istrinya yang menjadi calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, namun tidak mengikuti simbol tangan/gerakan yang digunakan sebagai bentuk keberpihakan/dukungan,” papar Serni.

Saat ini Bawaslu, kata Serni, tengah menelusuri kasus pose dua jari Rospita Napa. Informasi tersebut diperoleh Bawaslu Tana Toraja dari Media Online. Selain itu adanya informasi yang masuk yang menjadi dasar untuk melakukan penelusuran. Menurut Serni sejauh ini belum ada yang melaporkan secara resmi kasus tersebut ke Bawaslu Tana Toraja.

“Sesuai dengan mekanisme yang ada, jika tidak ada pihak yang melaporkan secara resmi maka Bawaslu akan melakukan penelusuran berdasarkan informasi awal yang telah didapatkan”. Pungkas Serni.

  • Penulis: Gibran

Berita Lain

  • Bupati Pinrang Irwan Hamid Resmikan Risham untuk Korban Bencana di Desa Bababinanga

    Bupati Pinrang Irwan Hamid Resmikan Risham untuk Korban Bencana di Desa Bababinanga

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Kifli
    • visibility 223
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, PINRANG — Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid meresmikan sembilan Pembangunan Rumah Hunian Tetap (Huntap) dengan teknologi Rumah Instan Sehat Aman (Risham) bagi korban bencana alam hidrometeorologi. Peresmian dan penyerahan Huntap kepada penyintas bencana alam secara simbolis dipusatkan di Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Rabu (26/3/2025). Sejumlah daerah yang terdampak yakni Desa Lembang Mesakada, Desa Ulu Saddang, Desa […]

  • Positif  Narkoba. Puluhan Sopir Diamankan BNN

    Positif Narkoba. Puluhan Sopir Diamankan BNN

    • calendar_month Jumat, 28 Des 2018
    • account_circle Gibran
    • visibility 207
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, TANA TORAJA Puluhan sopir yang positif menyalahgunakan narkoba terjaring operasi bersinar yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tana Toraja, jumat (28/12). Operasi yang digelar di jalan poros Toraja Enrekang Kelurahan Botang Makale menyasar sopir angkutan umum. Semua kendaraan umum yang melintas diberhentikan petugas BNN dan diambil sample urinenya. Dalam operasi itu sebanyak 148 […]

  • Pasca Aksi Begal di Tana Toraja, Kapolres Minta Warga Tetap Waspada

    Pasca Aksi Begal di Tana Toraja, Kapolres Minta Warga Tetap Waspada

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 899
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pasca Aksi Begal di Tana Toraja, yang dialami seorang gadis di Kota Makale, Polres Tana Toraja imbau warga untuk waspada. Hal ini diungkapkan Kapolres Tana Toraja AKBP Sarly Sollu, saat dikonfirmasi terkait kasus begal yang terjadi pada Rabu 24 Maret 2021 malam. Sarly mengimbau warga untuk berhati-hati saat berkendara di malam […]

  • Menanti Kepemimpinan Baru: Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Dijadwalkan 20 Februari 2025

    Menanti Kepemimpinan Baru: Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Dijadwalkan 20 Februari 2025

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 331
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – JAKARTA   Masyarakat Indonesia kini menantikan momen pelantikan kepala daerah terpilih usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada 27 November 2024. Semula, pelantikan direncanakan pada 6 Februari 2025 di Istana Kepresidenan, Jakarta. Namun, jadwal tersebut terpaksa diundur karena sejumlah daerah masih menyelesaikan sengketa hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). Menteri Dalam Negeri […]

  • Wabup Dedi Palimbong Sebut Tujuh Ribu Anak Toraja Utara Beresiko Stunting

    Wabup Dedi Palimbong Sebut Tujuh Ribu Anak Toraja Utara Beresiko Stunting

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 192
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menyebut penanganan anak beresiko Stunting harus menjadi perhatian serius sejumlah pihak, terutama pemuda. Hal itu disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Toraja Utara di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Senin (17/10). Wabup Dedi Palimbong sapaan Frederik Victor Palimbong […]

  • Empat Keluarga di Galonta Kehilangan Rumah, Pemda Enrekang Turun Tangan

    Empat Keluarga di Galonta Kehilangan Rumah, Pemda Enrekang Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 145
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – ENREKANG Sebuah rumah di Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang pada Selasa (30/9/2025). Bagian belakang rumah nyaris roboh sehingga tidak lagi layak dihuni. Rumah tersebut ditinggali empat kepala keluarga yang kini sangat membutuhkan bantuan perbaikan. Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga, langsung meninjau lokasi kejadian. Ia memerintahkan BPBD, Dinas Sosial, […]

expand_less