Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kisah di Balik Pemasangan Marmer di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Kisah di Balik Pemasangan Marmer di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

  • account_circle Gibran
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2020
  • print Cetak

ZONAKATA.COM DR Muhammad Kamal Ismail merupakan satu dari beberapa insinyur dan arsitek yang diminta untuk membantu perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Namun, dia menolak menerima bayaran untuk jasanya dalam mendesain dan mengawasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi.

“Mengapa saya harus menerima uang untuk pekerjaan saya di dua Masjid Suci Mekkah dan Madinah, bagaimana saya akan menghadapi Allah pada Hari Pengadilan nanti?,” ungkapnya saat itu.

Ada kisah menarik lainnya di balik pembangunan kedua masjid bersejarah bagi umat Islam tersebut yang ditulis oleh ahli geologi sekaligus penulis Zaghloul El-Naggar. Muhammad Kamal Ismail kala itu ingin melapisi lantai masjid menggunakan marmer yang dapat menyerap panas, karena lantai tersebut digunakan untuk para jamaah yang melakukan thowaf.

Namun, jenis marmer tersebut hanya ada di gunung kecil di daerah Thassos, Yunani. Dia kemudian melakukan perjalanan ke Yunani dan menandatangani kontrak untuk membeli marmer dalam jumlah yang banyak untuk Masjidil Haram, hampir setengah dari gunung marmer itu.

Dia menandatangani perjanjian dan kembali ke Mekkah dengan membawa marmer putih itu. Dan proses pemasangan marmer putih di lantai Masjidil Haram itu pun telah rampung. Setelah 15 tahun berlalu sejak pemasangan marmer, Pemerintah Arab Saudi memintanya kembali untuk menggunakan jenis marmer yang serupa di Masjid Nabawi Madinah.

Kisah di Balik Pemasangan Marmer di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

“Ketika Raja meminta untuk menggunakan jenis marmer yang sama untuk Masjid Nabawi, saya sangat bingung, karena hanya ada satu tempat di bumi ini yang memiliki marmer jenis ini, yaitu Yunani, dan saya sudah membeli 1/2 dari deposit marmer yang ada di gunung tersebut,” ungkap Muhammad Kamal Ismail.

Dia kemudian kembali ke perusahaan di Yunani dan bertemu dengan pimpinan di sana, dan bertanya tentang deposit marmer yang tersisa. Pemimpin perusahaan tersebut mengatakan bahwa setengah deposit marmer itu telah dijual.

Muhammad Kamal Ismail kemudian meminta kepada sekretaris kantor tersebut untuk mencari informasi keberadaan orang yang telah membeli sisa deposit marmer itu. Namun, sedikit kesulitan karena transaksinya telah lama terjadi.

Pada hari berikutnya, dia menerima panggilan telepon tentang keberadaan pembeli marmer tersebut yang ternyata sebuah perusahaan di Saudi Arabia. Muhammad Kamal Ismail kembali terbang ke Arab Saudi pada hari yang sama dan langsung pergi ke perusahaan tersebut.

Di sana dia bertemu dengan pimpinan perusahaan dan bertanya tentang marmer yang dibelinya dari Yunani belasan tahun silam. Dan ternyata marmer putih tersebut sama sekali belum digunakan oleh perusahaan itu.

Mendengar hal tersebut, Muhammad Kamal Ismail menangis seraya menyodorkan cek kosong tanpa menulis besaran nilai transaksi kepada pemilik marmer dan memintanya menuliskan jumlah yang diinginkannya.

Ketika pimpinan perusahaan Arab Saudi tersebut mengetahui rencana penggunaan marmer untuk pembangunan Masjid Nabawi di Madinah dia pun menolak untuk dibayar.

“Saya tidak akan menerima 1 Riyal pun. Allah yang membuat saya membeli marmer ini dan melupakannya, itu artinya marmer ini memang sudah ditakdirkan oleh Allah harus digunakan untuk Masjid Nabawi,” ujarnya.

Telah tayang di Medcom dengan judul Kisah di Balik Marmer Masjidil Haram dan Masjid Nabawi oleh Rizkie Fauzian 📷 takenfromgoog**

  • Penulis: Gibran

Berita Lain

  • Kadis BKPSDM; Pelantikan Dua Pejabat di Dukcapil Tana Toraja Telah Sesuai Prosedur

    Kadis BKPSDM; Pelantikan Dua Pejabat di Dukcapil Tana Toraja Telah Sesuai Prosedur

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 318
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pelantikan dua pejabat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tana Toraja sempat menuai polemik. Pasalnya pelantikan itu dianggap melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota […]

  • Menguatkan Dugaan ODGJ, Polres Toraja Utara Hadirkan Ahli Kejiwaan Periksa Pria Mengamuk di Rantepao

    Menguatkan Dugaan ODGJ, Polres Toraja Utara Hadirkan Ahli Kejiwaan Periksa Pria Mengamuk di Rantepao

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 655
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Setelah menangkap pria gondrong mengamuk keluarkan badik di pusat Kota Rantepao, Pihak Polres Toraja Utara akan hadirkan dokter ahli kejiwaan. Hal itu disampaikan Kapolres Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajati saat ditemui makan siang di Hotel Misiliana Kecamatan Kesu, Senin (30/8) siang. Dari hasil introgasi kepolisian, ditemukan beberapa barang bukti diantaranya badik […]

  • Siapa Calon Terkuat Bupati Tana Toraja 2024, Ini Kandidatnya!

    Siapa Calon Terkuat Bupati Tana Toraja 2024, Ini Kandidatnya!

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 537
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Meski perhelatan pemilihan kepala daerah masih beberapa bulan, namun sejumlah figur dianggap pantas bertarung pada Pilkada Tana Toraja 2024 nanti. Nama Wakil Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg menjadi yang terdepan. Memiliki tingkat elektabilitas dan popularitas yang cukup tinggi, sosok Zadrak dianggap akan menjadi suksesor Theofilus Allorerung sebagai Bupati Tana Toraja diperiode […]

  • Pinjam Uang Modus Pencairan Proyek, Seorang Pria Ditangkap di Rantepao

    Pinjam Uang Modus Pencairan Proyek, Seorang Pria Ditangkap di Rantepao

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Gibran
    • visibility 272
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Seorang pria warga Mimika, Papua Tengah inisial YP (38 thn) diamankan kepolisian di Kabupaten Toraja Utara. Satuan Reserse Kriminal Polres Toraja Utara mengamankan YP di Dusun Karampa Lembang (Desa) Saloso Kecamatan Rantepao setelah menipu korbannya. Motif dilakukan YP yaitu modus pinjam uang terhadap korban Yohanis Bulo (57 thn) dengan alasan menunggu […]

  • Situasi Aman dan Kondusif, Wagub Apresiasi Petugas Pengamanan Malam Takbiran

    Situasi Aman dan Kondusif, Wagub Apresiasi Petugas Pengamanan Malam Takbiran

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 142
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR   Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, memantau sejumlah pos pengamanan, Minggu (30/3/2025). Kegiatan ini dalam rangka Operasi Ketupat 2025 serta memonitor situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pada malam takbiran di Kota Makassar. Pemantauan diawali dari Markas Komando (Mako) Polrestabes Makassar, kemudian dilanjutkan ke beberapa […]

  • Satu Orang Berstatus PDP di Tana Toraja Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

    Satu Orang Berstatus PDP di Tana Toraja Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 161
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Tana Toraja bertambah satu orang. Namun PDP baru tersebut tidak dirawat di rumah sakit, melainkan menjalani isolasi mandiri di rumah. Koordinator Media Centre Satgas Covid-19 Tana Toraja, Berthy Mangontan mengatakan, 1 orang yang berstatus PDP tidak menjalani perawatan dirumah sakit tetapi menjalani isolasi mandiri dirumahnya karena […]

expand_less