fbpx
22 C
Makassar
Selasa, 28 September 2021

Bupati Ombas: Segera Laporkan, Jika Ada Pegawai Persulit Perizinan

Populer

- ADS -

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang membuka kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha berbasis Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) atau OSS berbasis Risiko di Aula Hotel Misiliana Kecamatan Kesu, Selasa (14/9).

Dirangkaikan sekaligus kegiatan Bimbingan Teknis Pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang digelar Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Toraja Utara.

Yohanis Bassang dalam sambutannya berharap adanya pertemuan dan bimbtek tercipta kesepahaman dan sinergitas antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah.

“Ditengah pandemi kita dituntut menumbuhkan kembali perekonomian yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, adanya sosialisasi dan bimtek menciptakan kesepahaman dan sinergitas antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah,” terangnya.

Lanjut Yohanis Bassang sering disapa Ombas, sehingga dari hasil pertemuan ini peserta mampu dan bersama-sama meningkatkan kembali perekonomian daerah.

“Demi merubah pola pikir memang susah, tidak semudah membalikkan telapak tangan dan ingat tidak ada sesuatupun yang berhasil jika tidak menerapkan kedisiplinan,” ungkapnya.

Ombas berharap seluruh pelaku usaha menerapkan budayakan malu, yaitu malu parkir sembarangan, malu buang sampah sembarangan dan malu tidak taat membayar pajak.

Ketua Umum Partai Golkar Toraja Utara juga menegaskan kepada masyarakat jika ada oknum pegawai yang mempersulit perizinan, agar segera melaporkan langsung kepadanya.

“Jika ada pelaku usaha dipersulit saat mengurus perizinan, silahkan adukan langsung ke saya, bisa via telefon atau ke Rujab, dan kedepan akan saya buat aturan tentang pelaku usaha khususnya para kontraktor,” tegasnya.

Ia berkeinginan agar pelaku usaha kontraktor harus punya perusahaannya sendiri, tidak lagi pinjam meminjam CV atau PT orang lain.

Sementara Kepala Dinas PMPTSP Toraja Utara, Mulyati Tikupadang menyampaikan kegiatan berlangsung sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang dibagi tujuh angkatan.

“Dibagi tujuh kelompok, sehingga dilaksanakan selama tujuh hari tetapi tidak berurutan, maka dengan pembagian kelompok penerapan portokol kesehatan dapat diterapkan sehingga tidak menimbulkan cluster,” ungkap Mulyati.

Kegiatan sosialisasi dan bimtek bertujuan agar pelaku usaha mendapatkan pemahaman dan pengetahuan, sehingga dalam melaksanakan ketentuan dipersyaratkan agar lebih mudah dilakukan perizinan usaha berbasis online yang semuanya gratis, kecuali retribusi yang diatur didalam Peraturan Daerah.

Ris/ZK

- Advertisement -
- Contoh Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

- Advertisement -

Relawan RAAS Tana Toraja Siap Dukung Mantan Mentan Pimpin Bangsa

ZONAKATA.COM - TANA TORAJA Relawan Andi Amran Sulaiman (RAAS) mulai terlihat dan terbentuk di beberapa daerah, termasuk wilayah...

Berita Lain

- Advertisement -