Setelah Vakum 20 Tahun, Makshipi Kembali Eksis
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Minggu, 31 Mei 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Setelah kurang lebih 20 tahun organisasi pecinta alam Makassar Hijau Persada Indonesia Adventure (Makshipi) mengalami kevakuman, organisasi ini kembali mengibarkan panji kebesarannya.
Muh. Fihria Lessy dan Betriks Ridwan, yang merupakan pendiri organisasi ini, bersama 10 anggota lainnya kembali menginspirasi sebuah pendakian. Bangkit dari kevakuman itu, Makshipi memulai pendakian pertama ke Gunung Lompobattang.
Rombongan sebanyak 12 orang itu mulai menuju Kelurahan Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Kamis 28 Mei 2020. Sesuai informasi yang dihimpun, rombongan tersebut ngecamp di pos 2 untuk beristirahat sambil memulihkan tenaga.

Keesokan harinya rombongan itu kemudian melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Lompobattang. Setelah menempuh jarak yang begitu jauh dan penuh tantangan, akhirnya sampailah pada titik tujuan. Tanpa buang waktu, beberapa orang di antaranya langsung mengibarkan panji kebesaran organisasi ini.
Nampak diraut wajah mereka terlukis perasaan bangga, haru, dan bahagia. Sehubungan dengan itu, tanpa harus menunggu aba aba, personil organisasi ini melakukan tugasnya masing masing, mulai dari mendirikan tenda, mengumpulkan ranting kering, memastikan keamanan area sekitar, dan lain sebagainya.
Setelah merasa terbayar atas kevakuman itu, akhirnya rombongan ini pun beranjak pulang, Minggu 30 Mei 2020.

Diketahui, tahun 1993 silam, Organisasi Pecinta Alam (OPA) Makshipi ini didirikan, dan telah melaksanakan sejumlah program kerja yang tertuang dalam AD/ART, selain program Training dan Edukasi bagi peserta baru kala itu.
Kegiatan Susur Gua, Panjat Tebing dan beberapa kegiatan pendakian diantaranya Bawakaraeng tahun 1992, Sesean 1993 Ganda Dewata 1993, Bulusaraung 1993 Jelajah Lintas Alam 1993 (Lompobattang -Bawakaraeng), Latimojong 1994, Semeru 1996 dan Gunung Salak tahun 1996.
Termasuk kegiatan Napak Tilas Harimau Indonesia pertama pada tahun 1994-1995 di Kabupaten Pangkep, yang hingga sekarang masih di teruskan oleh salah satu Universitas di Makassar. Esensi kegiatan tersebut adalah merepresentasikan perjuangan-perjuangan Robert Wolter Monginsidi di beberapa daerah di Sulsel.
📷 Makshipi
- Penulis: zonakatacom
