fbpx
26 C
Makassar
Rabu, 1 Desember 2021

Peringati Hari Kopi Sedunia, Petani Kopi Tana Toraja Dialog dengan Sandiaga Uno

Populer

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA International Coffee Day atau Hari Kopi Sedunia dirayakan pada 1 Oktober setiap tahunnya. Momen ini bisa menjadi kesempatan bagi para pencinta kopi untuk berbagi kecintaannya pada minuman kopi sekaligus mendukung jutaan petani yang mata pencahariannya bergantung pada kopi.

Namun berbeda di Tana Toraja. Pada Hari Kopi Internasional petani kopi Toraja berkesempatan berdialog dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Dialog yang diinisiasi Kemenparekraf dan Dewan Kopi RI, berbicara tentang kopi khususnya kopi Toraja.

Dialog secara virtual dengan Sandiaga Uno itu diwakili Albert Otto selaku ketua Korporasi Petani KOPINTA. Dalam kesempatan itu, Sandiaga mengatakan jika Kopi Toraja seharusnya lebih mendunia dan harus digarap lebih kreatif lagi sehingga pembeli akan datang langsung ke Toraja.

“Kopi Toraja seharusnya lebih mendunia dan harus digarap lebih kreatif lagi,” harap Menparekraf.

Ketua Kopinta bersama petani kopi Tana Toraja tetap semangat mengembangkan kopi dengan ciri khas alami alam Toraja dibarengi teknologi untuk peningkatan produksi dalam mendukung kopi Toraja sebagai salah satu kopi terbaik di dunia.

Hadir dalam Hari Kopi Sedunia itu, pendamping lokal desa, Reli Sallata. Reli mengatakan dalam sejarah Indikasi Geografis Kopi Toraja dimana Tongkonan Sillanan tempat perdamaian tata niaga Kopi Sulsel di abad 17.

“Perlu kembali di kenang sebagai kekayaan lokalita dengan cara hadirkan Festival Kopi Toraja di Tongkonan Sillanan, harapan ini ditujukan ke Kemenparekraf, Kementan, KemeristekBRIN, Pemrov Sulsel dan Pemda Tana Toraja,” tutur Reli.

- ADS -

Hal yang sama disampaikan Ketua BPL Sillanan, Matias Panggau yang berharap perlunya pengembangan pariwisata budaya di Tongkonan Sillanan berbasis kopi Toraja sehingga kedepannya menjadi salah satu tujuan wisata kampung adat di Tana Toraja dan akan berdampak bagi seluruh masyarakat Sillanan dan Tana Toraja.

Adapun penempatan lokasi di Tongkonan Sillanan atas inisiatif Hariadi dan Laurensius Palinoan sebagai penyuluh pertanian untuk melestarikan sejarah kopi melalui IG Kopi Toraja yang di mulai dari Tongkonan Sillanan.

Anjas/ZK

- Advertisement -Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja - Salvius Pasang
- Advertisement -
- Contoh Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

- Advertisement -

DLH Sidak 10 Tambang Galian C Ilegal yang diduga Punya Sokongan Aparat

ZONAKATA.COM - TORAJA UTARA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Toraja Utara akhirnya tunjukkan taringnya dengan melakukan penegakan kepada 10...

Berita Lain

- Advertisement -