fbpx

Percobaan Penculikan Remaja di Buntu Pepasan Toraja Utara Ramai di Medsos, Begini Himbauan Polisi

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Polsek Rindingallo Polres Toraja Utara menindaklanjuti informasi di kalangan masyarakat terkait dugaan percobaan penculikan anak yang terjadi di Lembang (Desa) Buntu Minanga, Kecamatan Buntu Pepasan, Toraja Utara, Rabu (25/1) lalu.

Informasi yang membuat masyarakat panik pertama kali berawal dari Media Sosial (Medsos), kemudian dilakukan penyelidikan pihak kepolisian untuk memastikan informasi tersebut.

Percobaan Penculikan Remaja di Buntu Pepasan Toraja Utara Ramai di Medsos, Begini Himbauan Polisi

Kapolsek Rindingallo, Iptu Kusuma Tombilangi didampingi Kanit Intelkam, Aipda Ramadhana mendatangi langsung rumah korban dugaan percobaan penculikan untuk mendengar secara langsung keterangan korban berinisial LA (17 tahun) seorang pelajar di salah satu SMK di Kabupaten Toraja Utara.

Hasil keterangan LA menjelaskan, pada pukul 15.00 Wita Ia pulang dari rumah tantenya sambil berjalan kaki dan hendak pulang ke rumah, tiba-tiba dari arah berlawanan ada dua orang laki-laki berboncengan menggunakan sepeda motor sudah berada di samping korban.

Kedua orang tak dikenali korban itu berusaha menarik tangan korban, namun LA menghindar dan akhirnya gagal ditarik.

“Korban panik dan takut saat itu, Ia berusaha meminta bantuan warga sekitar dan beberapa warga keluar dari rumah dan mengejar kedua orang yang tidak dikenal itu menggunakan sepeda motor, namun gagal karena terlalu laju mengendarai motor,” ujar Kusuma, Jumat (27/1).

Lanjut Kusuma menjelaskan dari keterangan korban jika salah satu terduga pelaku tak dikenal itu mengenakan baju kaos warna hitam, mengendarai sepeda motor jenis bebek tanpa memakai helm.

Atas kejadian tersebut, Kapolres Toraja Utara, AKBP Eko Suroso menjelaskan terkait adanya postingan di Medsos mengenai kejadian dugaan percobaan penculikan anak masih dilakukan pendalaman, karena mengingat korban masih tergolong remaja.

“Kami masih melakukan penyelidikan peristiwa tersebut, apakah itu memang betul merupakan penculikan,” ujar Eko.

Kapolres Eko meminta kepada masyarakat untuk tidak belebihan dalam mengungkap statement ataupun menanggapai isu yang ada di Medsos terkait ketidakamanan wilayah Kecamatan Buntu Pepasan.

“Saya tegaskan, Kecamatan Buntu Pepasan sampai saat ini tetap dalam keadaan aman,” tutupnya. (*)

Ris/ZK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Serius Hadapi Pilkada Tana Toraja, Zadrak Tombeg Daftar di Gelora

ZONAKATA.COM - TANA TORAJA  Setelah mendaftar di Partai Demokrat, PDI Perjuangan dan Partai Nasdem, Zadrak Tombeg juga mendaftar di...

Berita Lain