Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata » Pemuda Toraja Meminta Pemprov Kaji Ulang Soal Wacana “Wisata Halal”

Pemuda Toraja Meminta Pemprov Kaji Ulang Soal Wacana “Wisata Halal”

  • account_circle Gibran
  • calendar_month Jumat, 1 Mar 2019
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pemuda Toraja angkat suara dan menyikapi polemik “Wisata Halal” di Toraja yang akhir-akhir ini marak terjadi di media sosial, akibat pernyataan Wakil Gubernur Sul-Sel dibeberapa media terkait menghadirkan wisata halal di Toraja.

“Saya meminta Pemprov Sulawesi Selatan mengkaji ulang kata “wisata halal” dan menyarankan melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan melibatkan lembaga adat setempat, lembaga keagamaan serta pemangku kepentingan,” ujar Belo Tarran yang merupakan Ketua terpilih KNPI Toraja Utara, Jumat (01/03).

Belo menyarankan tidak perlu ada kata “Wisata Halal” karena itu diskriminatif. Toraja sangat menjunjung tinggi toleransi.

“Kalau alasan kuliner, ya buat saja dan hadirkan hotel, restoran dan rumah-rumah makan yang betul-betul menjamin kehalalan bagi wisatawan muslim tanpa harus ada embel-embel wisata halal,” lanjut Belo.

Menurutnya penggunaan kata wisata halal bertentangan dengan Adat dan Budaya Toraja, ini harus dipahami oleh semua orang.

Contoh konkrit dalam setiap acara baik rambu tuka’ maupun rambu solo’ baik muslim maupun non muslim tidak pernah mengatakan makanan haram atau makanan halal. Masyarakat Toraja menggunakan kata makanan umum atau makanan khusus.

Babi itu haram bagi Muslim tapi halal bagi umat Kristen dan Alukta (Agama asli Toraja). Kerbau “ditinggoro” (ditebas) haram bagi umat muslim tapi bagi umat Kristen dan Aluka itu halal.

“Itulah sebabnya disemua kegiatan adat selalu menggunakan kata makanan umum atau makanan khusus. Dan terbukti sampai hari ini Toraja sangat rukun dan hidup berdampingan, tidak pernah adalah persoalan jika menyangkut masalah keyakinan dan kepercayaan,” tutur Belo.

Pemuda Toraja lainnya Brikken Linde Bonting juga angkat suara, tanpa label Pariwisata Halal di Toraja, Toraja dikenal dengan Adat Budaya, dan Wisata yang mempesona.

“Dari dulu kita hidup bersesama, dan masyarakat Toraja sangat menjunjung tinggi yang namanya Toleransi. Kalau mau belajar tentang Toleransi, datanglah KeToraja. Tanpa label halal kita tetap hidup dan menjunjung nilai persaudaraan”. kata Briken.

Tambahnya, yang dibutuhkan Toraja bukan Label Wisata halal tetapi infrastruktur.

Ajhie

  • Penulis: Gibran

Berita Lain

  • Memeriahkan HUT ke-80 RI, PAM Tirta Karajae Gelar Berbagai Lomba Menarik

    Memeriahkan HUT ke-80 RI, PAM Tirta Karajae Gelar Berbagai Lomba Menarik

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Kifli
    • visibility 152
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare, menggelar berbagai lomba menarik yang diikuti oleh karyawan PAM. Lomba digelar di halaman Kantor PAM Tirta Karajae, jalan Tirta Dharma, kecamatan Soreang, Kota Parepare, dilaksanakan sejak Senin 11 Agustus hingga Jumat 15 […]

  • PDI Perjuangan Tana Toraja Laporkan Pembakar Bendera PDIP Untuk di Proses Secara Hukum

    PDI Perjuangan Tana Toraja Laporkan Pembakar Bendera PDIP Untuk di Proses Secara Hukum

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 195
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Tana Toraja secara resmi melaporkan aksi pembakaran bendera ke Polres Tana Toraja. Pembakaran bendera PDI Perjuangan tersebut terjadi saat aksi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang HIP (Haluan Ideologi Pancasila) di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu 24 Juni 2020 yang lalu. […]

  • Cabuli Dua Bocah, Lelaki Asal Mengkendek Ditangkap Polisi

    Cabuli Dua Bocah, Lelaki Asal Mengkendek Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 169
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Unit PPA Polres Tana Toraja melakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka Bo’teng (44 thn) kemarin di Lembang Gasing, Mengkendek. Kamis (8/8). Bo’teng yang dikesehariannya bekerja sebagai petani di Lembang Gasing, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap dua orang anak dibawah umur yakni inisial DV dan MR. Sebelumnya […]

  • Kunjungi Maros, Andi Amar Resmikan Posko Relawan ‘Sahabat Andi Amar’

    Kunjungi Maros, Andi Amar Resmikan Posko Relawan ‘Sahabat Andi Amar’

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2023
    • account_circle Gibran
    • visibility 257
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAROS  Pergerakan politik Andi Amar Ma’ruf Sulaiman di Kabupaten Maros sebagai caleg DPR RI nomor urut 2 ini, cukup serius. Hal ini terlihat saat ia meresmikan Posko Relawan Sahabat Andi Amar dan Sahabat Andalan di Bontokapetta, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sabtu (23/12/23) Putra sulung Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman ini mengatakan, bahwa […]

  • Fatmawati Rusdi: Kisah Inspiratif dan Prinsip Sukses untuk Milenial dan Generasi Z

    Fatmawati Rusdi: Kisah Inspiratif dan Prinsip Sukses untuk Milenial dan Generasi Z

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 310
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – PINRANG   Dalam sebuah dialog inspiratif bersama kaum milenial dan generasi Z di Kabupaten Pinrang, Minggu (1/9/2024), Fatmawati Rusdi berbagi perjalanan hidupnya serta prinsip-prinsip yang membentuk kesuksesannya. Sebagai bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan, Fatma menekankan pentingnya bekerja dengan tulus hati dan memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai tujuan hidup. Dalam ceritanya, Fatma mengisahkan awal […]

  • Terlilit Hutang, Pria di Tana Toraja Nekat Rampok Emas dan Uang Neneknya

    Terlilit Hutang, Pria di Tana Toraja Nekat Rampok Emas dan Uang Neneknya

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Gibran
    • visibility 342
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Seorang pria berinisial YP (48 thn) warga Kelurahan Ariang, Kecamatan Makale, Tana Toraja, ditangkap polisi karena merampok neneknya sendiri. Pelaku merampok kalung emas serta uang tunai Rp 15,7 juta milik korban yang tidak disebut identitasnya. “Jadi korban ini nenek pelaku, tapi nenek sepupu. Pelaku merampas kalung emas serta uang senilai Rp […]

expand_less