Kasus Bunuh Diri Menjadi Atensi Polres Tana Toraja
- account_circle Gibran
- calendar_month Kamis, 31 Des 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Jelang akhir tahun 2020, Polres Tana Toraja menggelar press release hasil capaian kinerja Polres Tana Toraja sepanjang tahun 2020, yang dilaksanakan di Aula Bhayangkara, Rabu (30/12).
Press release ini di hadiri oleh awak media cetak dan online se Tana Toraja, dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan melibatkan Urkes Polres Tana Toraja untuk melakukan screening suhu tubuh peserta.

Kapolres Tana Toraja AKBP. Sarly Sollu yang langsung memimpin press release ini, memberikan keterangan terkait hasil pencapaian kinerja Polres Tana Toraja sepanjang tahun 2020.
“Sepanjang tahun ini, jumlah Laka Lantas yang terjadi sebanyak 29 kejadian, 17 kejadian diantaranya korban meninggal dunia. Dibanding tahun 2019 lalu terjadi 80 Laka Kantas dimana 35 korban meninggal dunia, jadi ada penurunan kejadian Laka Lantas,” papar Sarly Sollu.
Untuk kejahatan konvensional, ditahun 2019 tercatat 347 kasus, dengan 288 kasus diantaranya telah selesai, sementara di tahun 2020 ini yang di tangani oleh Sat Reskrim, sebanyak 179 Kasus, dan diselesaikan sebanyak 146 kasus.
“Sedangkan pengungkapan penyalahgunaan Narkotika, Sat Res Narkoba berhasil menyelesaikan 12 kasus, sementara ditahun 2019 yang lalu mengungkap 16 kasus penyalahgunaan narkotika. Terjadinya penurunan karena faktor telah terbentuknya Polres Toraja Utara,” jelas Sarly.
Kasus yang menonjol pada tahun ini dan menjadi perhatian publik dan pihak kepolisian adalah tingginya angka bunuh diri dan kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Menurut Kapolres, kasus bunuh diri sepanjang tahun 2020 ada 14 kejadian.
“Untuk kasus bunuh diri ada 14 kejadian, sedangkan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang di tangani oleh Unit PPA Sat Reskrim tahun 2020, sebanyak 23 kasus, dan 19 kasus diantaranya telah dilimpahkan ke Kejaksaan”. Kata Kapolres.
📷 Humas Polres Tana Toraja
- Penulis: Gibran
