Jalan Rusak Tak Dilirik Caleg Pasang Alat Peraga
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Dalam masa kampanye Pemilu 2024 saat ini, sejumlah ruas jalan di penuhi dengan sapunduk, poster dan baliho para calon legislatif. Baik tingkat kabupaten, provinsi dan pusat.
Selain di wilayah kota, sebaran alat peraga para caleg ini juga ramai di wilayah pedesaan. Seperti yang terlihat di Lembang Perindingan, Kecamatan Gandang Batu Sillanan, Tana Toraja.
Namun, letak alat peraga ini menuai kritikan dari masyarakat setempat. Selain karena semrawut, para caleg dinilai tidak peduli lantaran hanya memasang alat peraga di jalan yang bagus.
“Kita paham itu jualan mereka kepada masyarakat, tapi di sisi lain itu juga menandakan bahwa mereka tidak bisa memperjuangkan apa yang menjadi keresahan masyarakat, khususnya mereka yang incumbent, ” ketus salah seorang mahasiswi asal Perindingan, E. Omega (25).
“Liat saja di sini (Perindingan), begitu banyak titik jalan rusak yang sudah parah, mana ada yang berani pasang baliho disitu, ” ujarnya.
Warga lainnya, Riko (32) berharap masyarakat pada pemilu 2024 mendatang agar memilih calon yang benar-benar peduli terhadap masalah yang terjadi di dalam masyarakat.
Jangan kata dia, memilih calon legislatif yang hanya menebar janji kemudian menghilang setelah terpilih.
“Saya liat masih ada beberapa petahan maju ya, harus dievaluasi lagi sih, karena masih banyak permasalahan dalam masyarakat khususnya infrastruktur yang tak diperjuangkan. Artinya menurut saya warga harus bijak dalam memilih calon, ” ungkapnya terpisah.
Untuk diketahui, Lembang Perindingan terletak di Kecamatan Gandang Batu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja.
Dari jalan poros Sillanan, jalan yang telah di aspal hanya kurang lebih 3 kilometer, selebihnya rabat beton yang kondisinya sudah rusak.
Kerusakan yang terjadi seperti berlubang, retak bahkan amblas. Kondisi ini sudah lama membuat warga resah. Itu karena saat jalan diguyur hujan jalan akan licin dan rawan membuat pengendara motor terjatuh.
Selain itu, sepanjang jalan menuju Perindingan tak ada lampu penerangan jalan. Padahal jalan ini setiap harinya dilalui warga untuk mengangkut hasil kebun seperti sayur mayur, tomat, cabai dan juga kopi.(tom)
- Penulis: zonakatacom
