Fatmawati Rusdi: Perjuangan Kini Adalah Melayani Rakyat dengan Tulus
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM — MAKASSAR Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi memimpin Upacara dan Ziarah Nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan ke-80 yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, Senin (10/11/2025).
Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Fatmawati bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan membacakan Amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, yang berisi pesan reflektif tentang nilai perjuangan dan keteladanan para pahlawan bangsa.
“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama di batu nisan, tetapi cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ucap Fatmawati saat membacakan amanat tersebut.
Dalam amanat itu disebutkan, perjuangan para pahlawan mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan pandangan jauh ke depan. Semangat itu, menurutnya, relevan untuk menjawab tantangan bangsa saat ini, di mana perjuangan dilakukan bukan dengan senjata, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian kepada rakyat.
Fatmawati menegaskan, perjuangan masa kini adalah memastikan setiap warga negara merasakan kemajuan dan kesejahteraan yang merata.
“Kita semua bisa menjadi pahlawan di bidang masing-masing, di ruang kelas, di ladang, di rumah sakit, di kantor pelayanan publik — asalkan dilakukan dengan kejujuran dan ketulusan,” katanya.
Usai upacara, Wakil Gubernur bersama unsur Forkopimda Sulsel, perwakilan TNI-Polri, serta para veteran melanjutkan kegiatan dengan ziarah dan tabur bunga di makam para pahlawan nasional asal Sulawesi Selatan, seperti Andi Pangerang Pettarani, H.A. Mappanyukki, dan Andi Djemma.
Suasana haru menyelimuti TMP Panaikang saat Fatmawati menaburkan bunga di pusara pahlawan sembari memanjatkan doa. Ia menyebut, peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menyalakan kembali semangat perjuangan di dada setiap warga Sulsel.
“Peringatan ini adalah pengingat agar kita tidak melupakan akar perjuangan bangsa. Kemerdekaan yang diwariskan para pahlawan harus dijaga dengan pengabdian dan kerja nyata,” ujarnya.
Fatmawati menutup sambutannya dengan ajakan agar nilai kepahlawanan diwujudkan dalam pelayanan publik yang bersih, empatik, dan berorientasi pada rakyat.
“Sulawesi Selatan akan kuat jika setiap warganya memiliki jiwa pahlawan — bekerja, berbuat, dan berbakti dengan hati,” pungkasnya. (*)
- Penulis: zonakatacom

