fbpx

Diduga Karena Persoalan Asmara, Pemuda ini Nekat Akhiri Hidupnya

Populer

spot_img

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pemuda 25 tahun yang berdomisili di Sarre, Lembang Salu Sarre, Kecamatan Sopai, Toraja Utara, diduga mengakhiri hidupnya karena ada masalah dengan kekasihnya.

Informasi yang diterima zonakata.com, menyebutkan, mayat korban pertama kali dilihat oleh neneknya. Saat itu nenek korban menuju emper rumah untuk mengangkat jemuran dan menemukan korban HP dalam kondisi sudah tergantung pada balok atap rumah.

Melihat hal itu, ia langsung berlari dan teriak meminta pertolongan ayah korban dan paman korban. Keduanya pun menurunkan korban dan langsung membawa korban ke RS Elim Rantepao untuk mendapatkan pertolongan.

Namun setibanya di RS Elim Rantepao langsung dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit dan menyatakan jika korban sudah meninggal dunia. Pihak Polsek Sopai Ps Kanit IK Bripka Adi Harjuwinata dan Kanit Samapta Bripka Yonas NB mendengar kabar itu langsung mendatangi TKP.

“Sebelum ditemukan gantung diri, sekitar pukul 18.00 Wita, korban baru tiba dirumah dan masih sempat bercerita dengan neneknya. Tak lama kemudian neneknya menuju dapur untuk memasak. Saat neneknya akan mengambil jemuran diemper rumah disitulah ia melihat korban sudah tergantung,” jelas Ps Kanit IK Polsek Sopai. Bripka Adi Harjuwinata dalam rilis yang diterima zonakata.com, Sabtu (24/7).

Diduga Karena Persoalan Asmara, Pemuda ini Nekat Akhiri Hidupnya

Dari informasi yang diperoleh dari keluarga dan teman dekat korban, korban merupakan sosok yang tertutup dan pendiam. Dua hari sebelum ditemukan gantung diri, korban sempat bertengkar dengan pacarnya. Pertengkaran itu dipicu karena pacar korban ingin memutuskan hubungan mereka karena berbeda keyakinan.

“Berdasarkan keterangan dari pacar korban. Ia dan korban sempat bertengkar terkait masalah hubungan mereka yang sudah tidak bisa dipertahankan lagi,” ujarnya.

Saat ini , jenasah korban sudah berada dirumah keluarga. Pihak keluarga pun telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan proses autopsi.

Juf/Rls/ZK

DISCLAIMER: Informasi dalam berita atau artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda, pembaca, merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Oktaviana Resmi Ketua PMKRI Gowa Periode 2024-2025 Melalui RUAC ke-III

ZONAKATA.COM - GOWA Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKI) cabang Gowa Sactus Robertus Bellarminus sukses menggelar Rapat Umum Anggota...

Berita Lain