Bupati Patahuddin Sesalkan Demo Luwu Raya Bawa Keranda
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – LUWU Bupati Luwu, Patahuddin, menyesalkan aksi unjuk rasa yang berlangsung di perbatasan Kabupaten Luwu dan Wajo yang sempat memicu penutupan Jalan Trans Sulawesi, jalur penghubung utama kedua wilayah tersebut.
Dalam aksi tersebut, massa menutup akses jalan di kawasan perbatasan. Sejumlah peserta aksi juga terlihat membawa keranda yang dibalut kain putih bertuliskan “Gubernur Sulsel”, yang kemudian menuai perhatian publik.
Menanggapi hal itu, Patahuddin meminta masyarakat Luwu tetap menjaga kondusivitas dalam menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah tetap menjadi komitmen pemerintah dan terus diperjuangkan melalui jalur yang tepat.
“Saya meminta kepada seluruh masyarakat Luwu, silakan melakukan aksi dan memberikan dukungan moral, tetapi jangan mencederai perjuangan kita dengan hal-hal yang tidak perlu, seperti membawa keranda,” kata Patahuddin, Senin (9/2/2026).
Menurutnya, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara tertib dan tidak menyinggung pihak tertentu secara personal agar tujuan perjuangan tetap terjaga.
“Jangan sampai hal tersebut justru mengganggu perjuangan kita. Saya harap aspirasi disampaikan dengan baik, tertib, dan santun,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu, lanjutnya, tetap membuka ruang dialog dan komunikasi sebagai bagian dari upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat secara konstruktif.(*)
- Penulis: zonakatacom
