Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Budi Daya Sayuran di Perindingan Belum Optimal

Budi Daya Sayuran di Perindingan Belum Optimal

  • account_circle Gibran
  • calendar_month Minggu, 6 Jan 2019
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Budidaya sayuran memberikan banyak keuntungan karena setiap tahunnya, permintaan terhadap sayuran selalu meningkat cukup signifikan. Mengingat sayuran memang menjadi kebutuhan pokok yang kaya akan gizi. Petani sayur terkadang diuntungkan karena hasil panennya selalu ditunggu-tunggu oleh pedagang sayur. Bahkan budidaya sayuran saat ini menjadi mata pencaharian masyarakat di Perindingan terlebih lagi, ada banyak jenis sayuran yang mudah ditanam dan bisa panen lebih cepat

Salah seorang petani yang membudidayakan sayuran di Perindingan adalah Yunus. Dalam menjalankan usaha budidaya sayurnya, Yunus belajar secara otodidak. Yunus tak hanya terpaku menanam satu komoditas saja. Di lahan yang dimiliki, Yunus bertanam aneka jenis sayuran, seperti Kol, Bawang Prei, Tomat, Kentang, Wortel, dan lainnya. Dikatakan jika dalam seminggu, petani di Perindingan bisa menghasilan minimal 20 ton sayuran.

“Hasil panen kami setiap minggu minimal 20 ton, dan itu dibawa ke sejumlah daerah seperti ke Makale, Rantepao, Palopo, Sudu, Pinrang bahkan pernah Morowali dan ke Kalimantan,” jelas Yunus kepada Zonakata.com beberapa waktu lalu.

Sayang menurut Yunus, sayur yang di bawa ke Morowali dan Kalimantan terpaksa dihentikan karena terkendala biaya akomodasi yang cukup besar.

Lagian menurutnya, permintaan sayur dari pedagang di Sudu dan Pinrang terkadang tidak terpenuhi karena hasil panen yang kurang.

Budi Daya Sayuran di Perindingan Belum Optimal
Sayur Kol salah satu hasil pertanian dari Perindingan

“Permintaan terkadang tidak mampu kami penuhi karena hasil panen yang kurang, sehingga perluasan lahan menjadi satu-satunya solusi untuk menambah hasil panen,” ungkapnya.

Tapi terkadang juga hasil panen petani di Perindingan tinggal membusuk karena banyaknya pasokan sayur mayur dari daerah lain sehingga harga sayuran dipasaran turun drastis. Satu hal yang juga menjadi kendala di Perindingan adalah minimnya tenaga penyuluh dari Dinas Pertanian.

“Sistem tanam yang digunakan masih cara cara konvensional, sehingga kami sangat membutuhkan pendampingan dari tenaga penyuluh dalam meningkatkan produktifitas hasil panen, terutama dalam mengembangkan sayuran organik,” jelas Yunus.

Selain itu kendala lain yang di hadapi oleh petani di Perindingan adalah tidak adanya jalan tani sehingga hasil panen terpaksa harus dipikul dengan jarak yang cukup jauh, hal ini yang mengakibatkan hasil panen yang dibawa terbatas.

“Jarak yang ditempuh kurang lebih satu kilo, jika tenaga kurang maka hasil panen yang dibawa juga terbatas,” pungkasnya

Gibran Raka

  • Penulis: Gibran

Berita Lain

  • Rumpun Keluarga Tongkonan Pambalan Sa’dan Tolak Sertifikasi Tanah Adat

    Rumpun Keluarga Tongkonan Pambalan Sa’dan Tolak Sertifikasi Tanah Adat

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 591
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Rumpun keluarga besar Tongkonan Pambalan di Kelurahan Sa’dan Matallo Kecamatan Sa’dan Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan melakukan aksi penolakan dan rapat terkait tanah adat. Pertemuan yang dihadiri kurang lebih seratus orang itu berlangsung di lokasi tanah adat Pambalan Tongkonanna Ne’ Isi Nasiossoi’ Puang Ne’ Menteng (Pallawa Gau’) Palembangan, Minggu (2/6/2024) sore. […]

  • Diduga Sekap Pacar, Sopir Asal Sa’dan Ditangkap

    Diduga Sekap Pacar, Sopir Asal Sa’dan Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 205
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Pemuda asal Sa’dan Toraja Utara, AN alias AD (23 thn) ditangkap polisi karena diduga menyekap pacarnya. Korban merupakan seorang Pelajar berinsial SMT (17 thn) warga Rantepao merupakan pacar AD. AD yang berprofesi sebagai sopir ini sudah lama menjalin hubungan asmara dengan SMT. Kapolsek Rantepao Kompol Marthen Buttu mengatakan, penyekapan yang dilakukan […]

  • Gubernur Sulsel Hadiri Pengukuhan Loka BPOM Bone, Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Bosowasi

    Gubernur Sulsel Hadiri Pengukuhan Loka BPOM Bone, Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Bosowasi

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 186
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – BONE Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri pengukuhan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Loka Pengawas Obat dan Makanan Kabupaten Bone, Jumat (7/3/2026). Pengukuhan tersebut dipusatkan di Kabupaten Bone dan dilaksanakan secara serentak bersama enam UPT lainnya di berbagai daerah di Indonesia. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Taruna […]

  • DP: Walau Berbeda Persatuan Harus Tetap Terjaga

    DP: Walau Berbeda Persatuan Harus Tetap Terjaga

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 181
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Walikota Makassar Danny Pomanto, menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketua-Ketua RT/ RW se- Kecamatan Rappocini di Hotel Karebosi Condotel, Rabu (20/3). Kecamatan Rappocini merupakan kecamatan ke-14 dari 15 kecamatan yang menyelenggarakan kegiatan ini. Walikota menyampaikan, Bimtek ini digelar untuk menyamakan persepsi tentang pemilu guna mewujudkan pemilu damai. Fungsi RT/RW di pemilu sebagai pemersatu […]

  • Taufan Pawe Apresiasi DPRD Parepare Setujui Ranperda Pajak dan Retribusi

    Taufan Pawe Apresiasi DPRD Parepare Setujui Ranperda Pajak dan Retribusi

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Kifli
    • visibility 175
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE – DPRD Parepare dan Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menyetujui Ranperda Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Kota Parepare. Hal itu berdasarkan Rapat Paripurna yang digelar DPRD Parepare, Selasa Malam, (29/8/2023). Hadir, Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir beserta pimpinan DPRD Parepare, Tamsing Hamid dan M. Rahmat Syam, serta Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dan […]

  • 62 Caleg DPRD Provinsi Perebutkan 5 Kursi di Dapil 10 Sulsel

    62 Caleg DPRD Provinsi Perebutkan 5 Kursi di Dapil 10 Sulsel

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2023
    • account_circle Gibran
    • visibility 440
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA Sebanyak 62 calon legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) 10 Sulsel akan memperebutkan 5 kursi yang dialokasikan didapil yang meliputi Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Dari 62 caleg tersebut masih ada 4 incumbent yang kembali bertarung yakni Firmina Tallulembang (Gerindra), Dan Pongtasik (PDIP), Sarwindye T. Biringkanae (Nasdem) dan Jufri Sambara (Demokrat). Sedangkan […]

expand_less