Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rumpun Keluarga Tongkonan Pambalan Sa’dan Tolak Sertifikasi Tanah Adat

Rumpun Keluarga Tongkonan Pambalan Sa’dan Tolak Sertifikasi Tanah Adat

  • account_circle zonakatacom
  • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
  • print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA, Rumpun keluarga besar Tongkonan Pambalan di Kelurahan Sa’dan Matallo Kecamatan Sa’dan Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan melakukan aksi penolakan dan rapat terkait tanah adat.

Pertemuan yang dihadiri kurang lebih seratus orang itu berlangsung di lokasi tanah adat Pambalan Tongkonanna Ne’ Isi Nasiossoi’ Puang Ne’ Menteng (Pallawa Gau’) Palembangan, Minggu (2/6/2024) sore.

Diketahui bagi orang Toraja tanah tongkonan adalah kawasan yang merupakan hak bersama dan dikuasai oleh masyarakat adat, dimana semua warga tongkonan mempunyai hak yang sama terhadap tanah tersebut berdasarkan suatu pertalian keturunan. Tidak terbaginya kepemilikan tanah karena merupakan simbol persatuan keluarga.

Pada aksi tersebut, rumpun keluarga besar menyatakan aksi menolak dengan tegas dan keras sertifikasi lahan diatas hak ulayat Tongkonan Pambalan sebagai bentuk perlindungan masyarakat hukum adat.

Sebab dalam adat Toraja, sertifikasi tanah ulayat tidak sesuai dengan hukum adat dan bertentangan dengan Undang-undang.

Dihadiri para tokoh adat, tokoh masyarakat, masyarakat setempat, pemuda dan lembaga adat Kecamatan Sa’dan yang mengambil peran menyampaikan aspirasi dan menjelaskan langsung silsilah keluarga Tongkonan Pambalan.

Menurut pihak keluarga, Tongkonan Pambalan adalah tongkonan layuk yang didirikan nenek moyang (leluhur) yang merupakan tongkonan tertua di Sa’dan Matallo maupun Kecamatan Sa’dan, dibangun pada zaman penjajahan sebelum Indonesia merdeka tahun 1945.

“Tanah Tongkonan tidak ada sertifikat, ada hak dan kewajiban bagi anak hingga cucu-cucu, tongkonan disini (Pambalan) sudah 17 generasi,” ucap salah satu Pemangku Adat, Matius Padalingan juga keluarga tongkonan.

Mewakili keluarga dan masyarakat di Sa’dan Matallo, Matius menjelaskan ada oknum disekitar yang sangat tidak menhargai tongkonan dan tanah adat, mengandalkan status jabatan dalam sebuah lembaga pemerintahan.

Ia menjelaskan oknum tersebut berbagai cara dilakukan agar kawasan tanah adat diterbitkan sertifikat tanah atas nama oknum yang memiliki hubungan keluarga dekat dengan salah satu pejabat di Toraja Utara.

“Dua kali kami bersurat ke kelurahan tidak pernah hadir, kami hadir sebagai lembaga adat di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Toraja Utara menjelaskan silsilah tanah adat yang bersangkutan juga tidak hadir,” ungkapnya.

Lanjut Matius, bahkan saat audiens di kantor BPN Toraja Utara beberapa saat lalu, ada dua wartawan diusir keluar ruangan dan dilarang menyimak pembicaraan.

Masyarakat Tongkonan Pambalan menduga ada oknum pejabat di Toraja Utara yang mendesak BPN menerbitkan sertifikat tanah yang luasnya kurang lebih 2 hektare tanpa melalui musyawarah atau duduk bersama keluarga besar dan para lembaga adat.

“Sepanjang saya hidup dan berumur saat ini, belum pernah adat suatu permasalahan tanah adat yang melewati kami, tidak menghargai kami sebagai keluarga dan jangan ada sabotase dalam upaya membuat sertifikat,” kata Matius.

Pihaknya hanya menginginkan keadilan, ketenangan dan ketentraman bagi tongkonan dan tidak ingin diobrak abrik pihak tertentu yang sudah ditolong dan sekarang menghianati rumpun keluarga besar.

“Laporan kami ditolak BPN dan ada sesuatu terselubung, tidak pernah lewat masayarakat adat setempat untuk menyelesaikan masalah, maka kedepan kami akan bersuara ke gedung DPRD Toraja Utara untuk mencegah pengadaan sertifikat di tanah leluhur kami,” kunci Matius.

Diketahui permasalahan tanah adat Tongkonan Pambalan sudah bergulir sejak April 2024 dan terjadi penolakan pihak keluarga saat pengurusan pembuatan sertifikat yang mana beberapa Kepala Dusun setempat diminta untuk bertanda tangan oleh oknum tertentu namun menolak.

Ris/ZK

  • Penulis: zonakatacom

Berita Lain

  • Bawaslu Tana Toraja Umumkan Nama-nama Panwascan untuk Pilkada 2024

    Bawaslu Tana Toraja Umumkan Nama-nama Panwascan untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 176
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Bawaslu Tana Toraja mengumumkan nama-nama anggota Panwaslu Kecamatan yang akan bertugas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pada seleksi kali ini Bawaslu tinggal merekrut 23 anggota Panwas Kecamatan dari 57 orang yang dibutuhkan. Sedangkan 34 lainnya masih dipertahankan karena dianggap berkinerja baik. Berikut nama-nama anggota Panwas Kecamatan se-Tana Toraja yang akan […]

  • Sopir Truk Penabrak IRT di Makale Terancam 6 Tahun Penjara

    Sopir Truk Penabrak IRT di Makale Terancam 6 Tahun Penjara

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 1.414
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pengemudi mobil Mitsubishi Light Truck No. Pol. DP 8554 JB, Sd (22 tahun) penabrak seorang ibu rumah tangga (IRT) Nurjannah (55 tahun) di Makale, terancam hukuman 6 tahun penjara. Hal tersebut dikatakan KBO Lantas Polres Tana Toraja Iptu Zette Marrung saat dimintai konfirmasi, Jumat (19/2) malam. Pemuda warga Manggau ini bakal […]

  • 3 Lumbung Porak Poranda di Sapu Puting Beliung

    3 Lumbung Porak Poranda di Sapu Puting Beliung

    • calendar_month Rabu, 26 Des 2018
    • account_circle Gibran
    • visibility 153
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM, TORAJA UTARA – Hujan yang disertai angin puting beliung melanda daerah Sa’dan Matallo, Kabupaten Toraja Utara, Rabu, (26/12). Akibatnya, tiga lumbung warga porak poranda diterjang angin. Menurut Marniati Palebangan warga Sa’dan, mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul tiga sore. Kejadian yang berlangsung singkat itu membuat warga kaget sehingga tak berani keluar rumah. Hingga berita […]

  • Wagub Salurkan Bantuan ke Satgas Sangtorayaan dan GMKI Makassar

    Wagub Salurkan Bantuan ke Satgas Sangtorayaan dan GMKI Makassar

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle Gibran
    • visibility 142
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR  Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Minggu (26/4) menyalurkan bantuan Satgas Sangtorayaan Makassar Peduli Covid-19 yang terletak di Gereja Toraja Bukit Tamalanrea, Makassar. Bantuan itu berupa sembako, untuk membantu memenuhi kebutuhan di tengah kondisi pandemi Covid-19. Pemberian bantuan itu merupakan inisiatif orang nomor dua di Sulsel itu, melalui program Jaring Pengaman […]

  • Bupati Tana Toraja Singgung Warisan Hutang Rp 114 Miliar di HUT ke-67 Tana Toraja

    Bupati Tana Toraja Singgung Warisan Hutang Rp 114 Miliar di HUT ke-67 Tana Toraja

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 277
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA   Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, mengungkapkan tantangan keuangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini dalam sambutannya pada puncak perayaan Hari Jadi Toraja ke-777 dan HUT Kabupaten Tana Toraja ke-67 di Plaza Kolam Makale, Senin (16/9/2024). Theofilus menyinggung warisan hutang sebesar Rp 114 miliar dari pemerintahan sebelumnya. Di hadapan ribuan masyarakat yang […]

  • Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi 2026

    Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi 2026

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 110
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – KENDARI Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berhasil meraih penghargaan Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang digelar […]

expand_less