Akankah “Pilkada Tana Toraja” Head to Head?
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Sabtu, 11 Jul 2020
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Setelah Partai Nasdem, pasangan petahana Nicodemus Biringkanae dan Victor Datuan Batara kembali mendapat rekomendasi dari Partai Golkar pada 29 Juni 2020 lalu.
Dengan berkoalisinya Partai Nasdem dan Partai Golkar maka pasangan Nivi Jilid 2 telah melampaui persyaratan dukungan yang dipersyaratkan oleh KPU sebesar 20 persen atau 6 kursi di DPRD Tana Toraja.
Syarat dukungan kursi telah terpenuhi membuat kandidat ini menjadi pasangan pertama yang bisa dipastikan bakal maju. Sementara kandidat lainnya sementara berburu partai.
Dengan bergabungnya Partai Nasdem dan Partai Golkar dengan 13 kursi maka masih tersisa 17 kursi dari sejumlah Partai yang memiliki kursi di DPRD. Dan sangat memungkinkan dua pasang kandidat yang masih bisa maju.
Parpol yang saat ini yang masih abu-abu atau belum pasti kandidat mana yang akan diusung diantaranya PDI Perjuangan (5 kursi), Demokrat (4 kursi), Gerindra (2 kursi), dan Partai Perindo, PKPI serta Partai Berkarya masing-masing 1 kursi. Sedangkan Partai Hanura (3 kursi) telah merapat ke pasangan Albert-John.
Partai tersisa ini, tentu masih bisa membuat poros kedua dan ketiga. Saat ini pasangan Albertus Patarru-John Diplomasi di sebut – sebut telah mendapatkan 4 partai yakni Partai Hanura, Demokrat, PDI Perjuangan dan Partai Berkarya.
Jika itu benar adanya, maka pasangan yang dikenal dengan tagline Al-John itu mendapat dukungan 43 persen atau 13 kursi yang ada di DPRD Tana Toraja dengan rincian PDI Perjuangan (5 kursi), Demokrat (4 kursi), Hanura (3 kursi) dan Partai Berkarya (1 kursi).
Dengan demikian maka poros ke tiga tidak akan pernah ada karena hanya menyisakan 4 kursi atau tidak cukup 20 persen sesuai yang dipersyaratkan KPU. Potensi “Head to Head” akan terjadi. Namun hal itu masih bersifat sementara, karena diketahui Pilkada Tana Toraja selalu menghadirkan kejutan di ‘last minute‘.
📄 Catatan Redaksi
- Penulis: zonakatacom
