Ketua DPRD Tana Toraja Soroti Proyek Yang Belum Dibayarkan
- account_circle Gibran
- calendar_month Selasa, 17 Des 2019
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Usai menggelar rapat evaluasi dengan pihak Pengelola Keuangan Daerah, Ketua DPRD Tana Toraja, Welem Sambolangi tampak berang. Pasalnya, beberapa hal yang menyangkut APBD Tahun 2019 semakin tidak terkendali.
Kepada para wartawan Welem menyebut ada tiga hal penting yang perlu diselesaikan pada akhir tahun ini. Yakni proyek yang sudah selesai secara fisik dan administrasi,harus segera dibayarkan.
Untuk proyek yang belum selesai, dan dilanjutkan ke tahun 2020 untuk diamankan anggarannya. Serta pembayaran honorarium bagi Tenaga Honor serta biaya perjalanan dinas harus segera dituntaskan.
“Ini tiga hal penting yang sangat mengganggu pada akhir tahun ini, dan harus segera dituntaskan, pasalnya mereka butuh duit jelang Natal dan Tahun Baru,” sebut Welem.
Untuk itu Welem menyoroti pelaksanaan Kemilau Toraja pada akhir tahun ini yang dianggap menyedot anggaran yang tidak sedikit.
“Seharusnya kegiatan dalam Kemilau Toraja disederhanakan. Mengingat kondisi keuangan yang lagi kacau balau. Sejumlah kegiatan yang sudah rampung sejauh ini belum dibayarkan, padahal para pekerjanya butuh makan. Ini sudah tidak sejalan dengan tagline Jangan Biarkan Rakyatku Lapar,” ketusnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tana Toraja, Margaretha Batara menjelaskan jika pihaknya belum bisa merekap semua serapan anggaran yang ada.
“Kita belum bisa merekap semua serapan anggaran yang telah terpakai karena masih berproses, nanti per 31 Desember baru dapat kita hitung riilnya,” ujarnya. **
- Penulis: Gibran
