Selasa, 21 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemerintahan » Parepare Ukir Prestasi Dunia, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Parepare Ukir Prestasi Dunia, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

  • account_circle Kifli
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • print Cetak

ZonaKata.com, Parepare – Pemerintah Kota Parepare kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional. Inovasi A Cultural Approach in Improving the Economy of Coastal Women atau Berdaya Srikandi berhasil meraih penghargaan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam ajang United Nations Public Service Forum (UNPSF) 2026 yang diselenggarakan di Tbilisi, Georgia.

Berdaya Srikandi ditetapkan sebagai award winner pada kategori “Gender-responsive public services”. Capaian ini menempatkan Parepare sebagai salah satu daerah di Indonesia yang berhasil menghadirkan inovasi pelayanan publik berstandar dunia, khususnya dalam pelayanan yang responsif gender, inklusif, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Parepare. Dalam momen penerimaan penghargaan, Wali Kota Parepare turut didampingi oleh Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Purwadi Arianto, M.Si. Kehadiran Wamen PANRB menjadi bentuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap inovasi daerah yang mampu membawa nama Indonesia di panggung pelayanan publik dunia.

Dalam forum UNPSF 2026, inovasi pelayanan publik dari berbagai negara dinilai berdasarkan kontribusinya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), termasuk aspek inklusivitas, kesetaraan, akuntabilitas, keberlanjutan, serta kemampuan pemerintah menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Semangat utama UNPSF menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang kemampuan pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat secara adil, inklusif, dan berdampak. Berdaya Srikandi dinilai sejalan dengan semangat tersebut karena hadir dari persoalan nyata perempuan pesisir dan dirancang dengan pendekatan budaya yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Selain Berdaya Srikandi, Indonesia juga memperoleh dua pengakuan lainnya. MAGMA dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, memperoleh Honourable Mention pada kategori “Delivering inclusive and equitable services to leave no one behind”. Sementara SISKEUDES dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan memperoleh Honourable Mention pada kategori “Transparent and accountable public institutions to achieve the SDGs”.

Dengan capaian tersebut, Indonesia berhasil hadir dalam tiga kategori utama penghargaan pelayanan publik PBB. Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi pelayanan publik Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing pada tingkat global.

Wakil Menteri PANRB, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Purwadi Arianto, M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa inovasi daerah memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas pelayanan publik nasional.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah mampu melahirkan inovasi pelayanan publik yang tidak hanya baik secara administratif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat. Berdaya Srikandi menjadi contoh bahwa pelayanan publik yang responsif gender dapat dirancang secara kreatif, kontekstual, dan mampu menjawab kebutuhan kelompok masyarakat yang selama ini membutuhkan dukungan lebih besar,” ujar Wamen PANRB.

Wali Kota Parepare menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pengakuan dunia terhadap inovasi Berdaya Srikandi. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya kebanggaan bagi Pemerintah Kota Parepare, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk terus memperkuat pelayanan publik yang lebih baik.

“Penghargaan ini adalah inspirasi besar bagi kami di Pemerintah Kota Parepare untuk terus berbenah menghadirkan layanan publik yang akuntabel, transparan, dan berdampak. Inovasi harus lahir dari kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, dikerjakan dengan budaya kerja yang produktif, dan digerakkan oleh ide-ide kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan serta kualitas sumber daya manusia di Parepare,” ungkap Wali Kota Parepare.

Wali Kota Parepare juga menegaskan bahwa Berdaya Srikandi tidak akan berhenti pada penghargaan. Pemerintah Kota Parepare berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi tersebut ke sektor-sektor lainnya, sekaligus merawat kelompok yang telah terbentuk agar semakin produktif dan berdaya saing.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan Berdaya Srikandi ke sektor-sektor lainnya. Kelompok yang telah berjalan akan terus kami rawat, kami kuatkan produksinya, kami dorong kualitasnya, dan kami perluas dampaknya. Harapan kami, pelayanan publik di Indonesia, khususnya di daerah, terus berbenah menjadi lebih profesional, tangguh, cekatan, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Parepare, Wildana, menjelaskan bahwa kekuatan utama Berdaya Srikandi terletak pada pendekatan pemberdayaan yang saling menguatkan. Inovasi ini mempertemukan sarjana perempuan lokal yang sebelumnya belum bekerja dengan perempuan pesisir yang juga membutuhkan pendampingan ekonomi.

“Keunggulan utama Berdaya Srikandi adalah rantai pemberdayaannya. Sarjana perempuan lokal yang sebelumnya belum bekerja diberi ruang untuk menjadi pendamping, penggerak, dan fasilitator. Mereka kemudian mendampingi perempuan pesisir yang awalnya belum memiliki pekerjaan atau belum memiliki penghasilan tetap. Jadi, inovasi ini bukan hanya membantu perempuan pesisir, tetapi juga membuka ruang produktif bagi sumber daya manusia perempuan lokal,” jelas Wildana.

Ia menambahkan, pendekatan budaya menjadi kunci keberhasilan inovasi ini karena program tidak hadir secara kaku, tetapi tumbuh dari kehidupan masyarakat pesisir.

“Pendekatan budaya membuat inovasi ini lebih mudah diterima. Pemberdayaan dilakukan dengan cara yang dekat dengan keseharian masyarakat, sehingga perempuan pesisir tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi pelaku utama perubahan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Berdaya Srikandi membuktikan bahwa inovasi pelayanan publik tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar dan rumit. Inovasi dapat lahir dari kemampuan pemerintah membaca persoalan masyarakat, memahami potensi lokal, membangun kolaborasi, dan menghadirkan solusi yang sederhana tetapi berdampak luas.

Melalui Berdaya Srikandi, perempuan pesisir tidak hanya diberdayakan secara ekonomi, tetapi juga diperkuat kapasitasnya, didampingi proses produksinya, serta didorong untuk memiliki peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Inilah yang menjadikan inovasi tersebut relevan dengan semangat pelayanan publik responsif gender dan pembangunan berkelanjutan.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa Parepare mampu tampil sebagai daerah yang inovatif, adaptif, dan berani menghadirkan pendekatan baru dalam pelayanan publik. Dari kota pesisir di Sulawesi Selatan, Parepare menunjukkan bahwa keberpihakan kepada masyarakat, terutama perempuan dan kelompok rentan, dapat menjadi kekuatan besar yang diakui dunia.

Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Parepare untuk terus memperkuat budaya inovasi, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, dan memastikan setiap program pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan keberhasilan Berdaya Srikandi di UNPSF 2026, Parepare tidak hanya membawa pulang penghargaan internasional, tetapi juga membawa pesan penting bahwa pelayanan publik terbaik adalah pelayanan yang hadir dari masalah nyata, dikerjakan dengan hati, dijalankan secara akuntabel, dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: Kifli

Berita Lain

  • Kepesertaan JKN 97 Persen, Pemkab Tana Toraja Raih Penghargaan UHC Award

    Kepesertaan JKN 97 Persen, Pemkab Tana Toraja Raih Penghargaan UHC Award

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 286
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TANA TORAJA menjadi salah satu dari 334 Kabupaten-Kota di Indonesia yang telah mencapai kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang lebih dari 95 persen. Berdasarkan Universal Health Coverage (UHC/Cakupan Kesehatan Semesta), capaian Tana Toraja periode Maret 2023 yaitu 97,55 persen. Atas cakupan ini, Pemkab Tana Toraja meraih penghargaan UHC Award dari Badan Penyelenggara Jaminan […]

  • Gubernur Andi Sudirman Serahkan SK Kenaikan Jabatan Fungsional 856 PNS

    Gubernur Andi Sudirman Serahkan SK Kenaikan Jabatan Fungsional 856 PNS

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 194
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – MAKASSAR Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan jabatan fungsional jenjang ahli muda dan ahli madya untuk 856 Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur, Rabu (14/6/2023). Adapun rinciannya ada 34 jenis jabatan fungsional, dengan kelompok jabatan fungsional tenaga pendidik 734 orang, tenaga kesehatan 84 […]

  • Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali Didaulat Sebagai Pembicara oleh Kemdikbudristek RI

    Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali Didaulat Sebagai Pembicara oleh Kemdikbudristek RI

    • calendar_month Jumat, 1 Mar 2024
    • account_circle Kifli
    • visibility 157
    • 0Komentar

    ZONAKATA, PAREPARE – Penjabat Wali Kota Parepare, Dr Akbar Ali didaulat sebagai Pembicara dalam Webinar Silaturahmi Merdeka Belajar bertema “Generasi Muda Bersatu dalam Menjaga Bahasa Ibu, Kamis, (29/02/2024). Dalam Webinar sebagai rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional 2024 ini, Akbar Ali diminta berbagi praktik baik dalam pelestarian bahasa daerah di kota yang dinakhodainya. […]

  • KPU Toraja Utara Gelar Pentas Seni Untuk Menggaet Pemilih Pemula

    KPU Toraja Utara Gelar Pentas Seni Untuk Menggaet Pemilih Pemula

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2019
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 199
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Toraja Utara menggelar Lomba Pentas Seni Budaya dalam menyongsong Pemilu Serentak 17 April 2019, yang digelar dihalaman kantor KPU Toraja Utara, Rabu (3/4). Ada sekitar 39 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan siswa SMA/SMK yang mengikuti lomba pentas seni budaya dalam rangka sosialisasi Pemilu […]

  • Perahu Terbalik, Dua Penumpang Tenggelam di Sungai Rongkong

    Perahu Terbalik, Dua Penumpang Tenggelam di Sungai Rongkong

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Gibran
    • visibility 327
    • 0Komentar

    ZONAKATA.COM – LUWU UTARA Dua orang penumpang perahu ponton dalam pencarian tim sar gabungan pada Selasa, 17 Agustus 2021 siang ini. Keduanya menjadi korban dari perahu yang terbalik dan tenggelam saat tiba tiba terjadi arus deras ketika perahu hendak melakukan penyebrangan di Sungai Rongkong, Luwu Utara. Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi menyatakan bahwa korban belum […]

  • Gubernur BI dan Komisi XI DPR RI Puji Penanganan Inflasi di Sulsel

    Gubernur BI dan Komisi XI DPR RI Puji Penanganan Inflasi di Sulsel

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle zonakatacom
    • visibility 223
    • 0Komentar

    ZOBAKATA.COM – MAKASSAR Pengendalian inflasi di SulawesiSelatan mendapat apresiasi dari Bank Indonesia dan DPR RI. Berdasarkan data BPS, inflasi tahunan Sulsel di Februari 2023 tercatat sebesar 5,65 persen secara year on year (yoy). Angka ini menurun dari bulan sebelumnya sebesar 5,83 persen. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat memberikan sambutan di acara Kick Off […]

expand_less