Deklarasi Toraja Utara Bersih Narkoba, Pengusaha THM dan BNNK Bangun Komitmen Bersama
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TORAJA UTARA — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja, Gerakan Pemerhati Penyalahgunaan Narkoba (GPPN), dan Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) menggelar deklarasi komitmen bersama dalam upaya mewujudkan Toraja Utara Bersih Narkoba.
Deklarasi ini ditandai dengan komitmen terbuka dari asosiasi pelaku usaha tempat hiburan malam (THM) untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan usaha mereka. Kegiatan berlangsung di Wisma Rotterdam, Jalan Pongtiku, Kelurahan Tadongkon, Kecamatan Kesu, Kamis (5/2/2026).
Inisiatif yang digagas BNNK Tana Toraja tersebut menjadi momentum penting membangun kesadaran kolektif dunia usaha bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi bangsa. Para pelaku usaha yang hadir secara terbuka menyatakan sikap untuk tidak memberikan ruang bagi peredaran narkotika.
Tiga poin utama dalam deklarasi komitmen bersama itu meliputi penolakan dan perlawanan terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, dukungan penuh terhadap kebijakan BNN RI dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba, serta kesiapan mengambil tindakan tegas terhadap tenaga kerja yang terlibat narkotika.
Kepala BNNK Tana Toraja AKBP Ustim Pangaraian menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama membangun sistem pencegahan narkoba yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, dunia usaha memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan aman.
“Kita tidak bisa sepenuhnya mengandalkan aparat. Perang melawan narkoba harus menjadi gerakan bersama antara pemerintah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dan warga,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat menjadi model kolaborasi dalam membangun wilayah yang bersih narkoba, kuat secara sosial, dan tangguh menjaga masa depan generasi muda.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pelayanan Terpadu dan Satu Pintu Toraja Utara, Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Dinas Kesbangpol, serta sejumlah pengelola kafe dan karaoke di Toraja Utara. Para peserta secara simbolis menyatakan kesiapan menjadi bagian dari solusi pencegahan narkoba.
Pemkab Toraja Utara menegaskan bahwa arah pembangunan daerah tidak hanya menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi dan pariwisata, tetapi juga perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika.
- Penulis: zonakatacom
