Terjaring Razia BNNK, Dua ASN di Toraja Utara Dinyatakan Positif Narkoba
- account_circle David
- calendar_month Rabu, 24 Des 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM — TORAJA UTARA Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkup Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, dinyatakan positif narkoba setelah terjaring razia yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja.
Kedua oknum ASN tersebut masing-masing berinisial APS (40) dan RKT (38). Keduanya terjaring dalam razia BNNK yang menyasar instansi pemerintahan. Dari hasil tes urine yang dilakukan di Kantor Kecamatan Kesu pada Selasa, 23 Desember 2025, keduanya dinyatakan positif narkoba.
Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Ustim Pangarian, membenarkan adanya dua ASN yang terkonfirmasi positif narkoba dari total 15 staf yang menjalani tes urine.
“Wilayah kerja kami ada tiga dan semuanya kami pantau. Kami memang memiliki program yang menyasar instansi pemerintahan, karena sudah ada perda dan perbup yang menjadi dasar kewenangan kami. Berdasarkan data intelijen, diduga ada pengguna di Kecamatan Kesu, sehingga saya perintahkan anggota untuk turun ke lokasi. Hasilnya, dua oknum ASN dinyatakan positif narkoba jenis methamphetamine dan amphetamine (sabu),” ungkap Ustim kepada Zonakata saat ditemui di Kantor BNNK Tana Toraja, Makale, Rabu (24/12/2025).
Ustim menjelaskan, kedua oknum ASN tersebut telah menjalani asesmen medis di Kantor BNNK Tana Toraja.
“Saat ini keduanya sudah berada di kantor untuk dilakukan asesmen medis. Dari hasil asesmen tersebut akan diketahui tingkat keparahan penggunaannya dan berapa lama rekomendasi rehabilitasi yang diperlukan,” ujarnya.
Ia pun menyayangkan keterlibatan ASN dalam penyalahgunaan narkotika.
“Kita ini pelayan masyarakat, seharusnya menjadi contoh dan menyuarakan bahaya narkoba. Bagaimana jadinya kalau justru kita yang menggunakan? Apalagi ini merupakan program prioritas Presiden terkait pemberantasan narkoba. Kita bagian dari pemerintah dan tidak boleh terlibat,” tegasnya.
AKBP Ustim menambahkan, meskipun BNNK Tana Toraja masih menghadapi berbagai keterbatasan, pihaknya tetap berkomitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah kerjanya.
“Meski dengan keterbatasan fasilitas, kami tetap memaksimalkan kinerja secara efektif. Salah satu caranya dengan memperbanyak kolaborasi dan komunikasi, sehingga perkembangan di lapangan dapat terus kami pantau,” tutupnya.
- Penulis: David
