Kementerian Transmigrasi Resmi Prioritaskan Mengkendek sebagai Kawasan Transmigrasi di Tana Toraja
- account_circle David
- calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia resmi menetapkan Kecamatan Mengkendek sebagai salah satu kawasan prioritas program transmigrasi. Penetapan tersebut disampaikan dalam Forum Komunikasi Publik yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Selasa (25/11/2025).
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja bersama Kementerian Transmigrasi memaparkan hasil akhir kajian sekaligus merekomendasikan pengembangan kawasan Mengkendek sebagai lokasi transmigrasi. Kajian ini menegaskan kelayakan wilayah tersebut baik untuk transmigrasi lokal (masyarakat Toraja) maupun transmigran dari luar daerah, termasuk dari Pulau Jawa.
Tim dari Ekspedisi Patriot juga memaparkan sejumlah potensi strategis Mengkendek, mulai dari kesesuaian lahan, aksesibilitas, hingga peluang pengembangan sosial-ekonomi masyarakat. Pemaparan tersebut menekankan dua poin utama, yakni potensi wilayah dan pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi pengembangan kawasan transmigrasi.
Selain Mengkendek, beberapa wilayah lain di Tana Toraja juga masuk dalam pemetaan kawasan transmigrasi, meliputi Sangalla Selatan, Gandangbatu Sillanan (Gandasil), Masanda, Mappak, dan Simbuang.
Wakil Bupati Tana Toraja Erianto Laso’ Paundanan menyampaikan apresiasi atas penetapan Mengkendek sebagai kawasan prioritas nasional. Ia berharap pemerintah pusat dapat memberi dukungan penuh bagi masyarakat yang akan menempati wilayah tersebut maupun warga setempat yang terdampak.
“Kami sangat bangga daerah kita masuk skala prioritas. Semoga pemerintah pusat dapat membantu total masyarakat, baik transmigran maupun warga sekitar,” ujarnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Tana Toraja itu menegaskan kesiapan Pemkab untuk terlibat penuh dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan program.
“Sebagai eksekutif, kami akan total terlibat aktif,” tegasnya.
Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja itu juga menyoroti pentingnya pengelolaan lahan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi masyarakat.
“Sembari tanah warga dapat dikelola untuk mata pencaharian, peningkatan kapasitas SDM juga sangat berarti bagi kami di daerah,” tutupnya.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, pihak Kementerian Transmigrasi, serta para pemangku kepentingan terkait. (*)
- Penulis: David

