Pemkab Tana Toraja Gelar Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Penanggulangan TB dan HIV/AIDS
- account_circle David
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – TANA TORAJA Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menggelar pertemuan koordinasi dan evaluasi lintas sektor terkait percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS tingkat kabupaten. Pertemuan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Senin (24/11/2025) pagi.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Tana Toraja, dr. Rudhy Andi Lolo, yang menekankan bahwa pertemuan lintas sektor menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi antar lembaga dalam mengatasi TB dan HIV/AIDS secara efektif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, dr. Rudhy menegaskan perlunya sinergi, data yang akurat, serta komitmen seluruh pihak agar penanganan dapat berjalan tepat sasaran, terutama untuk menurunkan kasus TB dan memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS hingga ke tingkat kecamatan.
Pertemuan ini menghadirkan dua pemateri utama, yakni Guru Besar Universitas Mega Buana Palopo, Prof. Dr. Arlin Adam, dan Ketua TP PKK Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman.
Prof. Arlin dalam paparannya menyampaikan bahwa Tana Toraja perlu mempercepat langkah menuju target “Three Zero 2030”: nol infeksi baru, nol kematian akibat AIDS, dan nol diskriminasi.
Ia menyoroti kelompok berisiko yang membutuhkan perhatian khusus seperti ibu hamil, kelompok kunci, serta populasi jembatan. Tantangan lain yang masih ditemui yaitu keterlambatan penemuan kasus, belum meratanya layanan tes HIV, hingga pentingnya menjaga ketersediaan obat ARV dan test kit agar tidak terputus.
“Yang berbahaya itu bukan ODHA, tetapi stigma yang membuat mereka menjauh dari layanan,” tegas Prof. Arlin.
Ia mendorong agar strategi penanggulangan diperkuat melalui layanan Mobile VCT di komunitas, pendampingan bagi ODHA, serta memastikan ketersediaan ARV di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Prof. Arlin juga mengajak tokoh agama dan tokoh adat Toraja untuk terlibat aktif memerangi stigma yang menjadi penghalang terbesar akses layanan HIV/AIDS.
Pertemuan ini turut dihadiri Sekda Tana Toraja, dr. Rudhy Andi Lolo, bersama unsur Forkopimda Tana Toraja, dokter penanganan HIV/AIDS dari RS Sinar Kasih Toraja, RS Lakipadada, Puskesmas Batu Sura, serta peserta dari berbagai instansi terkait.
- Penulis: David
