Dinas SDA-BK Keruk Saluran Induk Dari Tumpukan Sampah, Andi Sinapati : Kami Minta Kesadaran Masyarakat
- account_circle Kifli
- calendar_month Senin, 17 Nov 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM, PINRANG — Pemkab Pinrang melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDA BK) bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) kembali melakukan aksi bersih-bersih pada dua saluran induk dan satu saluran pembuang, Senin (17/11/2025).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan aliran irigasi tetap lancar demi menjaga produktivitas sawah masyarakat.
Plt Kepala Dinas SDA BK, Andi Sinapati Rudy mengatakan, kedua saluran induk yang menjadi nadi utama produksi pertanian mulai mengalami penurunan debit air.
Kondisi tersebut disebabkan oleh tumpukan sampah rumah tangga yang sengaja dibuang oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Dia menegaskan, saluran irigasi merupakan fasilitas vital bagi masyarakat Pinrang yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
“Kabupaten Pinrang adalah lumbung pangan Sulawesi Selatan. Jika saluran irigasi tersumbat, maka produksi pangan, khususnya beras, akan ikut menurun. Ini tentu merugikan petani dan mempengaruhi ketahanan pangan daerah,” jelasnya.
Karenanya, dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke saluran irigasi.
“Kami berharap masyarakat turut menjaga saluran irigasi ini. Fasilitas ini bukan milik pemerintah semata, tapi milik bersama yang menentukan kesejahteraan petani dan ketersediaan pangan kita,” kata Sinapati Rudy.(*)
- Penulis: Kifli
