Pemprov Sulsel Luncurkan 5.000 Ton Program Mandiri Benih Gratis, Bukti Keberpihakan untuk Petani
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – MAKASSAR Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan kembali meluncurkan Program Mandiri Benih melalui kegiatan launching yang digelar di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar pada Minggu, 16 November 2025. Pada kesempatan tersebut, Pemprov Sulsel menyalurkan bantuan sektor pertanian senilai sekitar Rp100 miliar untuk mendukung peningkatan produktivitas petani di seluruh daerah.
Sebanyak 10.599 kelompok tani yang telah diverifikasi akan menerima berbagai jenis bantuan, mulai dari benih unggul, bibit tanaman perkebunan, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan).
Komposisi utama bantuan yang bersumber dari APBD Sulsel meliputi:
- 5.000.000 kg benih padi senilai Rp75 miliar untuk 9.896 kelompok
- 66.423 kg benih jagung hibrida senilai Rp4,58 miliar untuk 405 kelompok
- 117.000 bibit kopi arabika senilai Rp909,5 juta untuk enam kelompok tani
Selain itu disalurkan pula 7.000 bibit durian serta puluhan ribu bibit hortikultura lainnya untuk meningkatkan produktivitas perkebunan.
Bantuan alsintan turut diberikan untuk mendorong modernisasi sektor pertanian, di antaranya 50 unit traktor roda empat senilai Rp4,54 miliar, 77 unit combine harvester senilai Rp12,8 miliar, serta sejumlah hand tractor yang bersumber dari APBN dan APBD. Bantuan ini diharapkan mempercepat proses olah lahan dan meningkatkan efisiensi produksi.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dijadwalkan memimpin langsung prosesi launching sekaligus menyerahkan bantuan kepada para kelompok tani.
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Sulsel, Bustanul Arifin, memastikan seluruh persiapan acara telah rampung.
“Selain penyaluran benih, besok juga diserahkan secara simbolis bantuan bibit lainnya dan alsintan. Intinya, ini adalah bentuk keberpihakan Pemerintah Provinsi kepada petani untuk meningkatkan produksi pertanian,” ujarnya.
Program Mandiri Benih merupakan salah satu program unggulan Pemprov Sulsel dalam tiga tahun terakhir. Pada 2022–2023, pemerintah telah menyalurkan 2.500 ton benih untuk 100.000 hektare lahan, dan hasil panen dinilai sangat memuaskan.
Melihat keberhasilan tersebut, Pemprov Sulsel menggandakan kapasitas program menjadi 5.000 ton benih pada tahun 2025 untuk ditanam di lahan seluas 200.000 hektare di seluruh kabupaten/kota.
Bustanul menegaskan pentingnya kolaborasi penyuluh, pengawas benih, dinas kabupaten/kota, perbankan, serta perusahaan benih agar program berjalan tepat sasaran dan transparan.
“Sektor pertanian adalah kebutuhan dasar rakyat. Karena itu program ini harus dikawal secara efektif dan akuntabel,” pungkasnya. (*)
- Penulis: zonakatacom
