Darmawangsyah Muin Berpeluang Pimpin KONI Sulsel 2025–2029
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Senin, 3 Nov 2025
- print Cetak

foto Istimewa
ZONAKATA.COM – MAKASSAR Wakil Bupati Gowa, H. Darmawangsyah Muin, berpeluang besar terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2025–2029.
Dari lima orang yang mengambil formulir penjaringan, hanya Darmawangsyah yang mengembalikan berkas pencalonan ke panitia.
Empat calon lainnya, termasuk anggota DPR RI dari PKS Meity Rahmatia, belum menyerahkan berkas hingga batas akhir pengembalian pada Senin (3/11/2025) pukul 18.00 Wita.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan KONI Sulsel, H. Chalik Suang, mengatakan bahwa panitia semula menetapkan batas waktu hingga pukul 16.00 Wita, namun memberi kelonggaran sampai pukul 20.00 Wita.
“Baru satu orang yang mengembalikan berkas pendaftaran dari lima orang yang mengambil formulir. Kami beri kebijakan waktu hingga pukul 20.00 Wita, tapi kalau sampai saat itu tidak ada tambahan calon, ya dianggap mundur,” jelas Chalik di Sekretariat KONI Sulsel, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar.
Chalik menegaskan bahwa pengambilan formulir boleh diwakilkan dengan surat kuasa, namun pengembalian berkas harus dilakukan langsung oleh calon.
“Boleh diwakilkan saat mengambil formulir, tapi saat pengembalian berkas calon wajib hadir sendiri,” tegasnya.
Jika hingga batas waktu hanya satu calon yang mengembalikan berkas, maka calon lain otomatis dinyatakan gugur.
Dengan demikian, peluang aklamasi bagi Darmawangsyah Muin terbuka lebar. Meski begitu, ia belum otomatis ditetapkan sebagai ketua.
“Walaupun hanya satu calon, tetap harus melalui verifikasi dan dibawa ke forum Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sulsel 2025,” ujar Chalik.
Panitia akan memverifikasi seluruh berkas dan dukungan sebelum melaporkannya ke peserta Musorprov. Hasil akhir tetap akan ditetapkan oleh pimpinan sidang Musorprov.
Darmawangsyah disebut telah memenuhi syarat dukungan minimal, dengan dukungan dari 24 cabang olahraga (cabor) dan 18 KONI kabupaten/kota.
Total 42 dukungan tersebut sudah melampaui ketentuan minimal 30 persen dari 91 suara sah. Sementara 13 cabor kehilangan hak suara karena kepengurusan provinsinya telah berakhir masa jabatan.
Dengan dukungan ini, Darmawangsyah berpotensi menjadi calon tunggal dan kemungkinan besar akan terpilih secara aklamasi dalam Musorprov KONI Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada 19 November 2025 mendatang.
Selain Meity Rahmatia, tiga nama lain yang sempat mengambil formulir adalah Syahrir Wijaya (Wakil Ketua Bidang Sport Science KONI Sulsel), Suharman (Sekretaris Podsi Sulsel), dan Muchtar Juma, pengacara sekaligus mantan pengurus KONI Makassar.
Dari ketiganya, hanya Muchtar yang secara terbuka menyatakan mundur, sementara dua lainnya belum memberikan kabar.
“Pak Syahrir dan Pak Suharman belum ada kabar, sementara Pak Muchtar sudah menyatakan mundur,” ungkap Chalik.
Darmawangsyah menyampaikan rasa syukur telah melalui proses pendaftaran dan menyerahkan visi misinya kepada panitia. Ia berjanji membawa KONI Sulsel menjadi lembaga olahraga yang unggul dan tangguh dengan semangat kearifan lokal.
“Kami sudah siapkan visi misi dan surat dukungan. Gambaran visi kami, KONI Sulsel yang lebih unggul dan tangguh. Outputnya nanti, kita bisa berprestasi dengan mengedepankan semangat petarung khas Sulsel,” tutur Darmawangsyah.*
- Penulis: zonakatacom
