Mamasa Raih Peringkat Pertama Nasional dalam Penurunan Angka Ketidakcukupan Pangan Tahun 2024
- account_circle zonakatacom
- calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
- print Cetak

ZONAKATA.COM – JAKARTA Kabupaten Mamasa mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih peringkat pertama dalam penurunan angka ketidakcukupan pangan atau Prevalence of Undernourishment (PoU) Tahun 2024.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional, H. Arief Prasetyo Adi, di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pangan Nasional, Mamasa berhasil menurunkan angka PoU dari 14,95 persen pada tahun sebelumnya menjadi 7,16 persen pada 2024.
Penurunan ini setara dengan 51 persen atau sekitar 16.500 jiwa, sehingga kini hanya tersisa 11.899 jiwa yang masih tergolong rawan pangan dari total penduduk 166.208 jiwa.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamasa, Suriani Dellumaja, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Puji Tuhan, Mamasa meraih juara 1 dalam penurunan angka kerawanan pangan (PoU) tahun ini dengan capaian 51 persen. Semoga tahun depan kita bisa mencapai target nasional sebesar 5 persen di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati kita,” ujarnya.
Suriani menambahkan, penghargaan ini merupakan bukti bahwa upaya pemerintah daerah dalam mengatasi masalah pangan dan gizi mulai menunjukkan hasil nyata.
Ke depan, pihaknya akan terus memperkuat program intervensi langsung, seperti peningkatan akses pangan bergizi, edukasi konsumsi pangan sehat, serta pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian lokal.
Penghargaan ini sekaligus menempatkan Kabupaten Mamasa di peringkat teratas dari 514 kabupaten/kota di Indonesia dalam kategori penurunan angka ketidakcukupan pangan.
Pemerintah Kabupaten Mamasa menegaskan komitmennya untuk terus menekan angka tersebut demi memastikan seluruh warga memperoleh kecukupan pangan dan gizi yang layak.*
- Penulis: zonakatacom
